slide show

Image Hosted by UploadHouse.com" /> Image Hosted by UploadHouse.com" /> Image Hosted by UploadHouse.com" /> Image Hosted by UploadHouse.com" />
Selamat datang di blogspot lisboa369
Tampilkan postingan dengan label reklamasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label reklamasi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 23 Oktober 2016

Pakar Hukum: Gugatan Reklamasi Di Tingkat Kasasi, Ahok 100 Persen Kalah!


Situs Cashmarket Agen Resmi Maxbet , Agen Resmi Sbobet Dan Agen Casino online terpercaya di indonesia Mitra Resmi Ionclub(Agen khusus Ionclub atau agen ioncasino)

Lisboa369 (Agen resmi maxbet, agen resmi sbobet, serta agen resmi ionclub) - Pakar Hukum Tata Negara Margarito Kamis mengatakan, kemenangan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dalam upaya banding di tingkat Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara atas putusan yang membatalkan reklamasi Pulau G bukanlah hal yang menggembirakan.
“Nanti kan kasasi lagi itu,” ujar Margarito di Cikini, Jakarta.
Menurutnya, hal tersebut hanyalah sebuah kekonyolan putusan hukum di PT TUN. Pasalnya, sudah jelas Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan belum mencabut moratorium reklamasi Jakarta. Bahkan, juga Kementrian Kelautan dan Perikanan.
“Ini kan konyol-konyol lagi aja ini. Ibu Siti masih belum cabut itu larangan. Kok menang ? Kan dia belum cabut larangan itu, karena salah.”
Margarito pun menantang pemerintah untuk menghitung kerugian negara dalam proyek reklamasi teluk Jakarta. Itupun, kata dia, jika berani dengan para pengusaha properti yang menyokong pembangunan tersebut.
“Memang ada yang berani hitung? Sudah lama begini enggak ada yang hitung. Ini akal-akalan aja. Kenapa enggak dihitung? Kan enggak ada yang berani. Jagoan semua didalam sana, mau cari mati?”
Untuk itu, Margarito sangat yakin jika penggugat akan menang telak melawan Ahok, bahkan Mahkamah Agung pada tingkat kasasi nanti. “Saya yakin MA kalah tuh. Pemprov DKI, saya yakin di tingkat kasasi 100% kalah. Faktanya ada pelanggaran hukum, itu jelas. Apa kurang jelas tindakan Susi dan Siti yang belum cabut?”
LISBOA369 AGEN RESMI SBOBET SERTA AGEN KHUSUS IONCLUB ATAU IONCASINO UNTUK LIVE GAME ONLINE, JUGA AGEN RESMI MAXBET YANG TERPERCAYA SAAT INI NO 1 DI INDONESIA.
Sebagai informasi, Putusan PTUN yang dimaksud yakni yang memenangkan pihak penggugat reklamasi Pulau G Jakarta, yakni para nelayan, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia, Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan dan Lembaga Bantuan Hukum Jakarta.
Saat itu, PTUN memerintahkan Ahok mencabut izin reklamasi Pulau G, yang termaktub dalam Surat Keputusan Gubernur DKI Jakarta bernomor 2238/2014 tentang Pemberian Izin Reklamasi Pulau G oleh PT Muara Wisesa sebagai pihak pengembang.
Namun kini, putusan PTUN itu dibatalkan oleh Putusan PT TUN Nomor 228/B/2016/PT.TUN.JKT. Putusan ini diambil lewat rapat permusyawaratan Majelis Hakim PT TUN pada 13 Oktober 2016 oleh Ketua Majelis Kadar Slamet dan hakim anggota Nurnaeni Manurung dan Slamet Suparjoto. Putusan itu diucapkan dalam sidang yang terbuka untuk umum pada 17 Oktober kemarin.
“Mengadili sendiri, dalam penundaan, menyatakan penundaan Surat Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 2238 Tahun 2014 tentang Izin Pelaksanaan Reklamasi Pulau G kepada PT Muara Wisesa Samudra tanggal 23 Desember 2014 dalam perkara Nomor 193/G/LH/2015/PTUN-JKT. tidak berlaku lagi,” demikian tertulis dalam salinan putusan.
Selain keputusan PTUN yang membatalkan reklamasi Pulau G itu tak berlaku lagi, para penggugat/para terbanding (nelayan, dkk) dihukum membayar biaya perkara dalam dua tingkat peradilan, yang untuk tingkat banding ditetapkan sebesar Rp 250 ribu.
Sengketa ini berlangsung antara pihak yang melakukan upaya banding yakni Ahok dan PT Muara Wisesa Samudra. Mereka melawan para nelayan yakni bernama Gobang dari Marunda, Mohamad Tahir dari Kalibaru, Nur Saepudin dari Pluit, Tri Sutrisno dari Muara Angke, dan Kuat dari Penjaringan. Ada pula Koalisi Rakyat untuk keadilan Perikanan dan Wayasan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia yang turut sebagai penggugat terbanding melawan Ahok dan PT Muara Wisesa Samudra.

Kami melayani pembukaan akun sbobet,ibcbet,ioncasino/ionclub,poker,tangkas
silahkan hubungi kami melalui:
Livechat : Lisboa369
Yahoo Messenger : cs_lisboa369@yahoo.com
Line : lisboa369
WeChat : Lisboa369
Pin bb : 2C061DC0
Skype : lisboa_369
WhatsApp : +66924855473

Rabu, 05 Oktober 2016

Menteri Susi: Ada Kepentingan Berbeda dari Proyek Reklamasi , Susi Diisukan Hengkang


Situs Cashmarket Agen Resmi Maxbet , Agen Resmi Sbobet Dan Agen Casino online terpercaya di indonesia Mitra Resmi Ionclub(Agen khusus Ionclub atau agen ioncasino)


Lisboa369 (Agen resmi maxbet, agen resmi sbobet, serta agen resmi ionclub) - Menteri Keluatan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti punya pandangan berbeda ihwal tujuan proyek reklamasi pantai utara Jakarta. Ditegaskan dia, proyek triliunan itu harus dikerjakan sesuai dengan keinginan rakyat bukan pengusaha.

Sebelum melontarkan pendapatnya, Susi lebih dulu mengungkapkan keinginannya untuk membangun penampungan air tawar raksasa, untuk memenuhi kebutuhan air warga Jakarta.

Namun sayang, sesal dia, rencananya itu gagal lantaran proyek reklamasi Teluk Jakarta sudah lebih dulu dijalankan. Padahal sejatinya, proyek penampungan air ini harus lebih dulu dibangun.

“Saya sebenarnya mau bangun bendungan untuk menyimpan kelebihan air Jakarta, untuk ditampung sebagai air minum dan air tawar. Bendungannya belum jadi tapi pulau-pulaunya sudah terjadi,” sesal Susi dalam sebuah diskusi terkait reklamasi, di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Selasa (4/10).

Lebih lanjut dijelaskan Susi, penampungan air tawar ini menjadi bagian dari tata kelola air Jakarta.

Seharusnya, pembuatan penampungan air raksasa ini berjalan beriringan dengan pembangunan Giant Sea Wall.

Terlebih, pesisir Jakarta merupakan kawasan strategis nasional, sebagaimana keputusan beberapa Kementerian yang menarik kewenangan pengelolaan Teluk Jakarta ke Bappenas.

“Jadi tempat airnya kemana? Saya dulu bilang, kita gak bisa buat Jakarta ini parsial hanya Pemprov DKI saja. Dan pemerintah sudah betul untuk membawa ini ke Bappenas untuk dikaji kembali sebagai sebuah program nasional,” paparnya.

Dia pun bertanya-tanya mengapa Pemerintah Provinsi DKI yang dikomandoi Gubernur DKI Jakarta terkesan ‘ngotot’ agar proyek reklamasi ini bisa segera berjalan.

Dugaannya pun mengarah kepada penyelundupan kepentingan. Sedangkan Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa proyek reklamasi harus digerakkan dengan bersandar pada kepentingan masyarakat luas, bukan segelintir pihak.

“Tapi sekarang pulau-pulau yang dibangun kepentingan juga berbeda. Presiden sudah pesan, proyek reklamasi jadi government driven bukan private driven,” tukasnya.

LISBOA369 AGEN RESMI SBOBET SERTA AGEN KHUSUS IONCLUB ATAU IONCASINO UNTUK LIVE GAME ONLINE, JUGA AGEN RESMI MAXBET YANG TERPERCAYA SAAT INI NO 1 DI INDONESIA.

Susi Pudjiastuti diisukan mengundurkan diri dari kabinet kerja Jokowi-JK. Isu tersebut memantik kabar akan adanya Reshuffle yang akan kembali dilakukan Presiden Joko Widodo.

Namun, belum bisa dipastikan alasan mengapa dirinya hengkang sebagai pembantu Presiden Jokowi. Dari isu yang beredar Susi tengah “cekcok” dengan Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan terkait reklamasi.

“Kalo dari komentar Susi kan mungkin ada hal prinsip yang tidak bisa dia jalankan. Masalah Hati nurani mungkin,” ujar Politisi PAN Yandri Susanto saat menanggapi isu tersebut di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (5/10).

Menurut Yandri, Susi tak bisa menjalankan sesuatu hal prinsip yang dipahaminya sebagai kebenaran. Sehingga, ia tak lagi merasa nyaman menjadi pembantu presiden.

“Itu barang langka di republik ini. Ada pejabat yang mundur dengan alasan idealisme dan prinsip kebenaran, Saya kira patut diberikan penghargaan dan rasa hormat kita ke bu Susi,” jelas Anggota Komisi II DPR ini.

Lebih lanjut, Yandri menilai, jika Susi benar-benar mengundurkan diri maka menjadi suatu hal yang sangat disesalkan. Pemerintahan, menurutnya, bakal rugi melepas seorang perempuan yang pekerja keras dan berani.

“Bu Susi orang baik dan pekerja. Saya kira rugi kalau bu Susi mundur. Tapi kalau hal prinsip itu enggak bisa dijalankan, ya dia makan hati juga,” katanya.




Kami melayani pembukaan akun sbobet,ibcbet,ioncasino,poker,tangkas
silahkan hubungi kami melalui:
Livechat : Lisboa369
Yahoo Messenger : cs_lisboa369@yahoo.com
Line : lisboa369
WeChat : Lisboa369
Pin bb : 2C061DC0
Skype : lisboa_369
WhatsApp : +66924855473



Selasa, 04 Oktober 2016

Menteri Susi: Terlalu Naif Reklamasi Teluk Jakarta Disebut Proyek Pemprov


Situs Cashmarket Agen Resmi Maxbet , Agen Resmi Sbobet Dan Agen Casino online terpercaya di indonesia Mitra Resmi Ionclub(Agen khusus Ionclub atau agen ioncasino)


Lisboa369 (Agen resmi maxbet, agen resmi sbobet, serta agen resmi ionclub) - Sangat tidak masuk akal jika reklamasi pantai utara Jakarta disebut sebagai proyek Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI. Begitu pendapat Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti.

“Terlalu naif jika reklamasi Teluk Jakarta disebut proyek Pemprov. Masa iya Jakarta dibilang bukan kawasan strategis nasional? Jakarta ini Ibu Kota Indonesia, dan 17 pulau itu besar sekali 5.000 hektar,” ketus Susi dalam sebuah diskusi di gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (4/10).

Kata Susi, sudah tepat keputusan para Menteri terkait termasuk dia, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya serta Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman sewaktu ditukangi Rizal Ramli, yang menggiring proyek reklamasi Teluk Jakarta ke Bappenas.

Kalau mau dipisahkan menjadi proyek Pemprov DKI, hanya ada beberapa pulau yang menjadi kewenangan mereka. Sebab, untuk Pulau A-B seja letak jelas berada di Tanggerang atau Provinsi Banten.

LISBOA369 AGEN RESMI SBOBET SERTA AGEN KHUSUS IONCLUB ATAU IONCASINO UNTUK LIVE GAME ONLINE, JUGA AGEN RESMI MAXBET YANG TERPERCAYA SAAT INI NO 1 DI INDONESIA.

“Kita gak bisa buat Jakarta ini parsial, hanya Pemprov DKI saja. Dan pemerintah sudah betul untuk membawa ini ke Bappenas, untuk dikaji kembali sebagai sebuah program nasional,” jelasnya.

Ditegaskan dia, Kementerian Kelautan punya kewenangan dalam hal proyek reklamasi, bukan hanya di Jakarta, tapi di seluruh wilayah Indonesia. Sesuai Undang-Undang tentang Kelautan, ada dua tugasnya.

“Tugas KKP itu ada dua, pertama menerbitkan izin lokasi, kedua izin pelaksanaan reklamasi,” jelasnya.

Namun demikian, yang terjadi di proyek reklamasi seluruh izin tersebut justru dikeluarkan oleh Gubernur DKI Jakarta. Gubernur yang sekarang, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok saja setidaknya sudah mengeluarkan empat izin pelaksanaan dan beberapa izin lokasi.


Kami melayani pembukaan akun sbobet,ibcbet,ioncasino,poker,tangkas
silahkan hubungi kami melalui:
Livechat : Lisboa369
Yahoo Messenger : cs_lisboa369@yahoo.com
Line : lisboa369
WeChat : Lisboa369
Pin bb : 2C061DC0
Skype : lisboa_369
WhatsApp : +66924855473

Rabu, 14 September 2016

Luhut Klaim Menteri Susi Setuju Reklamasi Jalan Terus


Situs Cashmarket Agen Resmi Maxbet , Agen Resmi Sbobet Dan Casino online terpercaya di indonesia Mitra Resmi Ionclub(Agen khusus Ionclub atau agen ioncasino)


Lisboa369 (Agen resmi maxbet, agen resmi sbobet, serta agen resmi ionclub) - Menteri Koordinator Maritim dan Suberdaya Luhut Binsar Pandjaitan mengklaim keputusan melanjutkan proyek reklamasi Teluk Jakarta sudah disetujui oleh Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti.


“KKP sudah setuju tidak ada masalah. Besok suratnya akan dikeluarkan hari Kamis (15/9) secara resmi,” ujar Luhut usai menggelar rapat bersama Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Kantor ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (13/9).

LISBOA369 AGEN RESMI SBOBET SERTA AGEN KHUSUS IONCLUB ATAU IONCASINO UNTUK LIVE GAME ONLINE, JUGA AGEN RESMI MAXBET YANG TERPERCAYA SAAT INI NO 1 DI INDONESIA.

Menurut Luhut keputusan melanjutkan reklamasi khususnya untuk pulau G milik PT Agung Podomoro Land merupakan hasil kajian dari lintas kementerian salah satunya Kementerian KKP.

Mengenai adanya putusan hukum di pengadilan soal izin reklamasi, Luhut menyebut putusan tersebut belum berkekuatan hukum tetap karena masih diajukan upaya banding.

Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) pada 31 Mei 2016 mengabulkan gugatan pihak nelayan yang tergabung Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) dengan mencabut izin reklamasi yang diterbitkan Ahok untuk PT MWS atas Pulau G.

“Gugatan hukum aspek yang dengar itu tidak berbalas karena belum berkekuatan hukum tetap kerja belum inkrah,” sebut Luhut.


Kami melayani pembukaan akun sbobet,ibcbet,ioncasino,poker,tangkas
 
silahkan hubungi kami melalui:
Livechat : Lisboa369
Yahoo Messenger : cs_lisboa369@yahoo.com
Line : lisboa369
WeChat : Lisboa369
Pin bb : 2C061DC0
Skype : lisboa_369
WhatsApp : +66924855473

Minggu, 11 September 2016

Proyek Reklamasi Pulau G Di Lanjutkan Pemerintah


Situs Cashmarket Agen Resmi Maxbet , Agen Resmi Sbobet Dan Casino online terpercaya di indonesia Mitra Resmi Ionclub(Agen khusus Ionclub atau agen ioncasino)


Lisboa369.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan memastikan, pemerintah melanjutkan proyek reklamasi Pulau G di Teluk Jakarta.

“Kami sudah putuskan untuk kita lanjutkan,” kata Luhut di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Jakarta.

Berdasarkan hasil evaluasi dan pembahasan yang dilakukan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut mengklaim, tidak ada masalah dan dampak yang dikhawatirkan baik dari aspek hukum maupun lingkungan terkait proyek itu.

“Semua yang kami lihat, yang punya dampak ditakutkan dari aspek hukum, legal, lingkungan dan PLN, itu tidak ada masalah.”

LISBOA369 AGEN RESMI SBOBET SERTA AGEN KHUSUS IONCLUB ATAU IONCASINO UNTUK LIVE GAME ONLINE, JUGA AGEN RESMI MAXBET YANG TERPERCAYA SAAT INI NO 1 DI INDONESIA.

Luhut mengatakan jika nantinya diperlukan sejumlah penyesuaian, kementerian siap melakukannya. Menurut dia, proyek reklamasi di Pulau G bisa dilakukan dengan menggunakan rekayasa teknik yang telah disetujui oleh PT PLN dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi.

“PLN kemarin bicara, BPPT juga sudah bicara. Semua ahli saya sertakan. Jadi jangan kita bicara dipolitisir. Saya mau semua bicara secara profesional dan kami sudah melakukan assesment dan sampai pada kesimpulan bahwa keputusan untuk melanjutkan adalah yang terbaik.”

Luhut menuturkan, keputusan untuk melanjutkan proyek reklamasi itu menyangkut reputasi pemerintah dalam memberi peluang investasi. Pemerintah, lanjut dia, akan konsisten dengan aturan yang melandasi proyek reklamasi itu, yakni Keputusan Presiden No. 52 Tahun 1995 di mana wewenang dan tanggung jawab reklamasi ada pada Gubernur DKI Jakarta.

Landasan aturan proyek reklamasi itu diterbitkan Presiden Soeharto pada 13 Juli 1995 dan sempat menjadi perdebatan karena kemudian ada Peraturan Presiden No.54 Tahun 2008 tentang Penataan Ruang Kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Puncak dan Cianjur yang dinilai banyak pihak menggugurkan aturan mengenai reklamasi.

“Walaupun keputusan sudah dari zaman Pak Harto, kita harus konsisten dengan itu. Menurut kami, memang ada penyesuaian di sana sini, dari lingkungan hidup juga, tapi ternyata semua sudah dipenuhi dan bisa jalan,” kata Luhut.

Pada pertengahan 2016, Rizal Ramli, Menteri Koordinator Kemaritiman yang sebelumnya membatalkan proyek reklamasi Pulau G di Teluk Jakarta, karena dinilai melanggar aturan karena membahayakan lingkungan hidup, lalu lintas laut dan proyek vital.

Pulau itu juga dinilai mengganggu lalu lintas kapal nelayan yang seharusnya bisa dengan mudah berlabuh di Muara Angke.



Kami melayani pembukaan akun sbobet,ibcbet,ioncasino,poker,tangkas
 
silahkan hubungi kami melalui:
Livechat : Lisboa369
Yahoo Messenger : cs_lisboa369@yahoo.com
Line : lisboa369
WeChat : Lisboa369
Pin bb : 2C061DC0
Skype : lisboa_369
WhatsApp : +66924855473

Sabtu, 02 Juli 2016

Penyetopan Reklamasi Pulau G, Rizal Ramli Mengacu Perintah Presiden



Lisboa369.com - Komite Gabungan yang dikomandoi Menko Bidang Kemaritiman Rizal Ramli memutuskan menghentikan secara permanen proyek reklamasi Pulau G di Teluk Jakarta. Ada tiga alasan jadi pertimbangan, salah satunya merujuk perintah Presiden Presiden Joko Widodo.

Seperti disampaikan menteri yang dikenal dengan sebutan si ‘Rajawali Kepret’ itu, evaluasi Komite yang pertama yang jadi pertimbangan adalah mengenai kepentingan negara di proyek reklamasi.

“Yaitu agar resiko sekecil mungkin, lingkungan hidup diperhatikan, jalur lalu lintas daripada kapal tetap bisa ada,” ujar Rizal di Jakarta, Jumat (1/7) malam.

Pertimbangan kedua, menyangkut kepentingan nelayan. Komite Gabungan menyimpulkan pulau-pulau hasil reklamasi ini seperti menjadi tempat ekslusif yang hanya dikuasai orang-orang kaya saja. Komite Gabungan tidak menginginkan hal itu terjadi ke depan, sebelum pengembang mengakomodir kepentingan nelayan.

Adapun pertimbangan ketiga, terkait kepentingan investor. Di sini, Rizal merujuk pada perintah Presiden Joko Widodo agar pelaksanaan reklamasi Teluk Jakarta diatur atau dikendalikan oleh negara, bukan oleh swasta.

“Sesuai dengan perintah Presiden, bahwa reklamasi itu harus di-drive oleh negara bukan oleh kepentingan swasta,” begitu kata dia.

Evaluasi Komite Gabungan berlangsung selama 2,5 bulan yang anggotanya dari Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLHK), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Pemprov DKI.

Hasilnya, komite menemukan berbagai bentuk pelanggaran di reklamasi Teluk Jakarta. Mulai pelanggaran ringan, sedang, hingga berat. Pulau G yang digarap pengembang PT Muara Wisesa Samudera (MWS), anak perusahaan PT Agung Podomoro Land (APL), kedapatan lakukan pelanggaran berat. Karena membahayakan lingkungan, meningkatkan resiko banjir dan mengganggu lalu lintas kapal.

Sedangkan yang diidentifikasi lakukan pelanggaran sedang adalah Pulau C dan D yang digarap pengembang PT Kapuk Naga Indah, anak perusahaan PT Agung Sedayu Group. Bentuk pelanggarannya, kedua pulau harusnya terpisah. Kenyataannya, saat sidak, kedapatan kalau kedua pulau malah digabung.

“Kami minta agar supaya dibongkar supaya ada kanal dengan jarak 300km dan kedalaman 8 meter. Supaya kalau ada banjir air itu bisa langsung ke laut, supaya ada lalu lintas, supaya biota lingkungan bagus,” imbuh Rizal.

Pengembang Pulau C dan Pulau D menyetujui pembongkaran, meski harus merogoh kocek lebih. Lantaran harus mengangkut material 300 ribu meter kubik yang mengurug laut. Soal itu, Rizal memastikan pengembang tidak rugi, melainkan hanya berkurang keuntungan.

Sedangkan yang ketiga, adalah pelanggaran yang dianggap ringan. Ini menyangkut pengembang yang izinnya belum beres, proses administrasi tidak benar dan sebagainya. “Untuk pelanggaran ringan ini kami beri waktu untuk penyesuaian,” kata dia.

Rizal juga menyampaikan dalam kurun waktu dua minggu setelah Lebaran Komite Gabungan juga akan kembali lakukan evaluasi terhadap 13 pulau lainnya. Komite juga diminta lakukan sinkronisasi aturan agar tidak saling tumpang tindih.



Kami melayani pembukaan akun sbobet,ibcbet,ionclub,poker,tangkas

silahkan hubungi kami melalui:
Livechat : Livechat Lisboa369
Yahoo Messenger : cs_lisboa369@yahoo.com
Line : lisboa369
WeChat : Lisboa369
Pin bb : 2C061DC0
Skype : lisboa_369
WhatsApp : +66924855473

Rabu, 29 Juni 2016

Ribuan Massa di Deklarasi Pemuda Adat Kusamba Tolak Reklamasi Teluk Benoa



Lisboa369.com - Gerakan penolakan atas proyek reklamasi Teluk Benoa, Bali, terus meluas. Hari Minggu (26/6) lalu, giliran delapan Sekaa Taruna (organisasi pemuda adat) di Desa Kusamba, Klungkung, yang gelar deklarasi tolak reklamasi Teluk Benoa.

Delapan Sekaa Taruna tersebut yakni ST. Mekar Sari, ST. Putra Segara, ST.Dharma Satya Kencana, ST.Dhala Bhuana, ST. Chanti Graha, ST.Chanti Budaya, ST.Satya Warma dan ST. Sahadewa.

Deklarasi tolak reklamasi Teluk Benoa mereka gelar di Jalan By Pass Ida Bagus Mantra, Kusamba, Klungkung. Di hadapan ribuan massa aksi, tiap-tiap perwakilan sampaikan orasi penolakan reklamasi Teluk Benoa.

Ketut Agus, perwakilan dari ST dan pemuda Desa Kusamba mengatakan dalam penolakannya mereka menuntut dibatalkannya payung hukum reklamasi Teluk Benoa. “Batalkan Perpres nomor 51 tahun 2014” ujar Agus, dalam pernyataan sikap, yang diterima Aktual.com, di Jakarta.

Tutur dia, sebagai anak yang lahir dan besar di daerah pesisir pantai, terasa betul dampak buruk reklamasi dari Pulau Serangan. Pantai di Kusamba yang dulu luas hingga berhektar-hektar, kini menyusut drastis tinggal sejengkal.

“Apakah kita mau pantai kita habis, sehingga anak cucu kita nanti tidak punya pesisir lagi ?” tanya Agus retoris sambil mengajak massa aksi dari Kusamba untuk terus nyatakan penolakan.

Agus juga mengkritik sikap diam para pejabat setempat. “Saat mereka (para pejabat) diam terkait reklamasi, kami pemuda Kusamba dengan tegas menolak reklamasi teluk benoa. Tolak reklamasi” ujar dia.

Perwakilan komunitas yang hadir di deklarasi juga ikut sampaikan pernyataan sikap serupa. Seperti Wayan Inguh dari Denpasar, menyebut deklarasi para pemuda Kusamba adalah bentuk ‘Dharmaning Ksatrya Mahotama’. Yaitu kewajiban utama seorang ksatria.

“Hari ini pemuda kusamba klungkung menunjukan sikap ksatryanya dengan mendeklarasikan dirinya untuk berjuang menolak rencana reklamasi Teluk Benoa” kata Wayan.

Sementara itu, koordinator ForBALI (Forum Rakyat Bali Tolak Reklamasi Teluk Benoa) Wayan Gendo Suardana mengatakan deklarasi pemuda Kusamba sebagai pembuktian gerakan tolak reklamasi Teluk Benoa tidak akan surut.

“Inilah barisan militan Bali Tolak Reklamasi. Kita tidak pernah takut sinar matahari, kita tidak pernah takut ditempa cuaca, kita tidak pernah takut diintimidasi, yang kita takutkan adalah ketika hati nurani kita beku dan diam melihat ketidakadilan” ujar Gendo.

Jawaban Untuk Sang Gubernur yang Merasa Dikambinghitamkan

Dalam orasinya, Gendo membeberkan keterlibatan Gubernur Bali I Made Mangku Pastika dalam reklamasi Teluk Benoa, sampai akhirnya muncul Perpres 51 Tahun 2014. Penjelasan itu, ujar dia, merupakan jawaban atas pernyataan sang gubernur yang merasa ‘dikambinghitamkan’.

“Made Mangku Pastika yang meng- create dan mendukung penuh upaya mereklamasi Teluk Benoa, dari menerbitkan SK Reklamasi sampai akhirnya mengajukan perubahan status konservasi Teluk Benoa hingga muncul Perpres 51 tahun 2014” papar Gendo.

Gendo juga membantah berbagai tudingan bahwa gerakan tolak reklamasi Teluk Benoa hanya sentimen terhadap pribadi gubernur yang berasal dari Bali Utara.

Tidak ada urusan dengan asal sang gubernur, kata Gendo, yang mereka persoalkan adalah sikap made Mangku yang tidak bisa mendengar suara rakyat yang menolak reklamasi.

Sebab rakyat pasti akan mendukung sepenuhnya jika sang gubernur berbuat baik terhadap Bali. “Kita akan melawan rezim siapapun, dengan gerakan yang sebesar ini dengan upaya menyelamatkan Teluk Benoa seperti ini kita takan pernah mundur” ujar Gendo.

Deklarasi dihadiri ribuan massa aksi dari berbagai organisasi dan komunitas desa-desa dan kabupaten lain di Bali untuk bersolidaritas terhadap deklarasi tolak reklamasi Teluk Benoa oleh pemuda di Kusamba.



Kami melayani pembukaan akun sbobet,ibcbet,ionclub,poker,tangkas
silahkan hubungi kami melalui:

Livechat : Livechat Lisboa369
Yahoo Messenger : cs_lisboa369@yahoo.com
Line : lisboa369
WeChat : Lisboa369
Pin bb : 2C061DC0
Skype : lisboa_369
WhatsApp : +66924855473

Jumat, 24 Juni 2016

Mantan Pejabat KLHK Usul Nasib Reklamasi Diputuskan Lewat Referendum



Lisboa369.com - Pro kontra masih terus berlangsung atas kelangsungan proyek reklamasi Teluk Jakarta yang diduga kuat demi kepentingan menangguk untung besar dari pengembang, ketimbang untuk warga DKI Jakarta. Salah satu yang menentang diketahui adalah Koalisi Selamatkan Teluk Jakarta yang ajukan gugatan ke PTUN Jakarta.

Mantan Kepala Pusat Regional di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Dodo Sambodo lontarkan usulan kepada Koalisi yang antara lain terdiri atas KNTI, LBH, Walhi dan Kiara itu. Yakni agar lanjut tidaknya proyek ratusan triliun reklamasi Teluk Jakarta diputuskan lewat cara referendum.

“Saya minta kepada teman-teman (koalisi) yang mengajukan gugatan agar dorong referendum,” ujar dia di Jakarta, Kamis (23/6).

Alasan Dodo, lantaran pembangunan pulau-pulau palsu di DKI Jakarta sebagai Ibu Kota Negara Republik Indonesia. Sehingga menjadi hak seluruh rakyat Indonesia untuk turut andil memutuskan apakah setuju atau tidak proyek berlanjut.

Peraih gelar master Ilmu Lingkungan dari Universitas Indonesia (UI) ini mengingatkan, peran masyarakat dalam memutuskan dilakukannya suatu proyek tidak sebatas pada menyampaikan aspirasi pada sidang komisi penilai analisis dampak lingkungan (amdal) saja.”Sekarang kita pikirkan galang masyarakat,” seru Dodo.

Dia mencontohkan dengan langkah Presiden ketiga RI, BJ Habibie di tahun 1998 silam, saat memberi kesempatan kepada warga Timor Timur untuk memilih apakah ingin bersama Indonesia atau membentuk negara sendiri.

Apabila langkah politik referendum tidak diambil di urusan reklamasi, Dodo mengusulkan pemerintah ikuti kebijakan Presiden kedua RI Soeharto, untuk fokuskan pembangunan Jakarta di wilayah Selatan. “Jakarta enggak bisa jadi satu, pusat pemerintahan sekaligus ekonomi,” pungkas eks aktivis Walhi ini.

Dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) arti referendum /re·fe·ren·dum/réferéndum/ adalah penyerahan suatu masalah kepada orang banyak supaya mereka yang menentukannya (jadi tidak diputuskan oleh rapat atau oleh parlemen); penyerahan suatu persoalan supaya diputuskan dengan pemungutan suara umum (semua anggota suatu perkumpulan atau segenap rakyat). 



Kami melayani pembukaan akun sbobet,ibcbet,ionclub,poker,tangkas
silahkan hubungi kami melalui:

Livechat : Livechat Lisboa369
Yahoo Messenger : cs_lisboa369@yahoo.com
Line : lisboa369
WeChat : Lisboa369
Pin bb : 2C061DC0
Skype : lisboa_369
WhatsApp : +66924855473

Minggu, 12 Juni 2016

Jokowi Buka PKB, Ternodai Tindakan Represif Aparat



Lisboa369.com - Kehadiran Presiden Joko Widodo pada pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) ke XXXVIII dinodai oleh tindakan represif aparat terhadap warga yang hendak ingin menonton. Tidak hanya ada pengusiran, tetapi juga terjadi aksi pemukulan terhadap dua aktivis lingkungan saat acara berlangsung di Lapangan Niti Mandala Renon, Sabtu 11 Juni 2016.

Warga yang mendapat intimidasi adalah mereka yang memakai baju Bali Tolak Reklamasi ke lokasi, di mana Presiden Jokowi tengah berpidato. Salah seorang yang mendapat intimidasi adalah Endra Dinatha. Langkahnya dihentikan aparat untuk masuk ke arena lebih jauh lantaran ia memakai kaos Bali Tolak Reklamasi.

“Tiba-tiba aparat menghentikan saya dan melarang saya masuk ke dalam untuk melihat pertunjukan karena saya memakai kaos tolak reklamasi,” kata Endra, Sabtu (11/6).

Hal sama juga dialami oleh Agus Saskara. Aparat yang mengenakan baju bertuliskan Turn Back Crime itu memaksa Agus membuka jaket. Lantaran Agus menggunakan pakaian Desa Pekraman Denpasar Tolak Reklamasi, kemudian ia diminta kembali ke rumah untuk mengganti bajunya. “Kalau sudah ganti baju, baru saya boleh menonton,” ceritanya.

“Saya sangat menyesalkan tindakan aparat tersebut. Masak gara-gara baju saja, saya dilarang menonton,” tambah Agus. Tak hanya sekadar mengusir, bahkan aksi pemukulan pun menimpa aktivis ForBALI. Mereka di antaranya Wayan Adi Sumiarta, Pengacara Publik dan Suriadi Darmoko, Direktur Eksekutif WALHI Bali.

Suriadi menceritakan, usai berdebat dengan pria yang diduga seorang aparat, tiba-tiba terjadi aksi saling dorong mendorong. Saat itulah rahangnya dipukul. “Awalnya kami didorong-dorong. Ketika saya berusaha menghindar agar tidak terjatuh akibat dorongan itu, tiba-tiba rahang kanan saya dipukul hingga saya jatuh tersungkur,” ujarnya.

Suriadi mengaku sempat mempertanyakan alasan larangan menggunakan kaos Bali Tolak Reklamasi. Mengingat, menurutnya, tidak ada alasan yang jelas larangan menggunakan kaos tersebut. Karena itu, ia pun tetap bertahan dengan argumennya. “Kenapa saya menduga yang memukul saya adalah aparat berpakaian preman, karena mereka selalu mengatakan atas perintah atasan setiap melarang kita menggunakan baju tolak reklamasi,” tuturnya.

Suriadi mengalami pukulan di bagian rahang kanannya, sedangkan Adi Sumiarta mengalami pukulan sebanyak 3 kali dari belakang di bagian tengkuk kirinya. “Saya tidak melihat wajahnya. Tapi dari video dan foto yang tersebar, polisi setidaknya bisa mengetahuinya,” ujar Adi saat ditemui.

Sementara itu, Wayan Gendo Suardana selaku Koordinator ForBALI menyesali tindakan yang dilakukan oleh aparat terhadap warga yang ingin menonton PKB kemarin. “Ini kejadian paling lucu tahun 2016. Penguasa ketakutan dengan baliho dan kaos tolak reklamasi,” tuturnya.

Gendo sendiri termasuk orang yang diminta untuk mengganti baju jika ingin menyaksikan pawai PKB. “Padahal ini kan pesta rakyat, nggak ada pengumuman apa pun terkait ketentuan berpakaian. Ini kaos biasa saja. Parahnya dan saking parno-nya, aktivis dipukuli sampai tersungkur,” demikian Gendo.


Kami melayani pembukaan akun sbobet,ibcbet,ionclub,poker,tangkas
silahkan hubungi kami melalui:

Livechat : Livechat Lisboa369
Yahoo Messenger : cs_lisboa369@yahoo.com
Line : lisboa369
WeChat : Lisboa369
Pin bb : 2C061DC0
Skype : lisboa_369
WhatsApp : +66924855473 

Kamis, 05 Mei 2016

Hasil Peninjauan Lokasi Reklamasi Teluk Jakarta


              Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar prihatin dengan kondisi lingkungan di lokasi reklamasi Teluk Jakarta. Dari hasil peninjauan lapangan yang dilakukan bersama dengan Menteri Koordinator Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pundjiastuti dan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok pihaknya akan menerbitkan Surat Keputusan (SK) izin lingkungan untuk lokasi reklamasi.
“Hari Senin, saya kira surat keputusan terkait izin lingkungan akan kita terbitkan. Kondisi lingkungannya sudah parah ini,” ujar Siti di lokasi reklamasi pulau C dan D, Rabu (4/5).
Ia tidak menampik adanya izin Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL) di kedua pulau yang direklamasi oleh PT Kapuk Naga Indah (KNI) tersebut. Namun izin Amdal yang dikeluarkan tersebut tidak mengkaji sejumlah permasalahan.
Contohnya, permasalahan ketersediaan air bersih, pengaruhnya terhadap kabel pipa bawah laut dan gas, dan lain-lain.
                   Kemudian, pengembang juga tidak mengkaji keberatan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Muara Karang dan Tanjung Priok.
“Memang kelihatan semua kajian belum rampung detail. Selain itu, juga tidak dikaji kebutuhan bahan urukan,” kata Siti.
Kemudian, pengembang juga tidak mengkaji dampak limpasan sedimen terumbu karang. Dia menilai, pengembang juga tidak membangun pemisah antara pulau hasil reklamasi dan daratan dengan baik sehingga mempersempit ruang gerak nelayan untuk mencari ikan.

“Kalau dilihat di lapangan, harusnya pulau terbelah dan ada kanal untuk memberi jalan kepada nelayan. Ini harus dikoreksi,” kata Siti.

Rabu, 04 Mei 2016

Ahok Ajak Pantau Reklamasi Teluk Jakarta Dari Udara



                  Proyek reklamasi Teluk Jakarta yang dianggap menyimpang membuat Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), mengajak beberapa menteri Kabiner Kerja seperti Menko Maritim Rizal Ramli, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Menteri Kelautan, dan Menteri Perikanan Susi Pudjiastuti akan menyambangi proyek tersebut.
                Pemantauan itu akan dilakukan dari udara. Jika memang ada yang penyimpangan amdal (analisis mengenai Dampak Lingkungan), maka pengerjaan tersebut akan resmi diberhentikan sementara.
"‎Iya besok. Ada surat dari Pak Rizal Ramli. Akan naik heli dari Halim sama ibu Siti Nurbaya dan Ibu Susi. Kami berempat akan meninjau langsung," kata Ahok di Balai Kota, kemarin.
              Rencananya, mereka berempat akan berangkat melalui Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur dengan menggunakan helikopter. Sebelumnya, proyek reklamasi 17 pulau di Pantai Utara Jakarta masih dibekukan oleh Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Sumber Daya. Penundaan ini akan berlangsung sampai ada aturan hukum yang pasti dan sepaham mengenai hal itu.
               Untuk itu, telah dibentuk joint committe antara Pemprov DKI, Kemenko Kemaritiman dan Sumber Daya, Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup untuk mengkaji segala aturan yang selama ini berbenturan terkait reklamasi Teluk Jakarta.
"Kami berempat akan meninjau langsung. Karena kalau sudah tinjau kan sekarang di lapangan sudah bekerja, akan dilihat ada laporan. Berita acara dari amdal. kalau memang mereka melanggar dari yang ditulis di amdal, maka akan dilakukan penyetopan sementara," bebernya.
              Langkah Ahok memboyong sejumlah menteri itu untuk meyakinkan kepada para pengambil kebijakan itu sehingga nantinya mendukung dan memuluskan program reklamasi tersebut.
Jika memang proyek tersebut benar melanggar amdal, tentu ini akan jadi pembelajaran bagi mantan Bupati Belitung Timur itu untuk memperbaiki dan baru lanjut bangun jika sudah benar.

"‎Makanya nanti itu biar amdal yang putuskan. Apa nanti dipotong atau apa. Pasti akan dipotong itu teknik kerja dia bilang, makanya biar sesuai enggak dengan dokumen amdalnya. Penghentian sementara ini bisa jadi momentum untuk memperbaiki pelanggaran yang terjadi. Setelah berhenti, perbaiki Amdal, baru lanjut bangun,” tutupnya.

Selasa, 26 April 2016

Agus Rahardjo : Pelaksanaan Reklamasi Sejatinya Harus Sesuai aturan Terkait Zonasi Dan Tata Ruang


            Komisi Pemberantasan Korupsi tengah mendalami proses pelaksanaan reklamasi pantai utara Jakarta yang tengah berlangsung. Pendalaman itu dilakukan lantaran belum ada aturan yang dijadikan pedomannya.
Ketua KPK Agus Rahardjo memaparkan, pelaksanaan reklamasi sejatinya harus sesuai dengan aturan-aturan terkait zonasi dan tata ruang.
“Beberapa hal, batas wilayah laut, pengelolaan tata ruang, pengelolaan sumber daya kelautan. Terhadap ketiga hal tersebut banyak yang disarankan berdasarkan aspek regulasinya, tata laksana dan kelembagaannya,” ujar Agus saat berdiskusi dengan awak media di gedung KPK, Senin (25/4).
            Di tempat yang sama Wakil Ketua KPK Laode Syarif menegaskan, reklamasi Pantura Jakarta merupakan kewenangan pemerintah pusat. Alasannya, karena letak Pantura Jakarta itu juga melewati wilayah lainnya, seperti Tanggerang dan Bekasi.
“Sekarang dalam UU yang berlaku sekarang, kalau melewati satu wilayah provinsi harus dikelola nasional dan pemimpinnya kementerian.”
            Pernyataan Syarif ini, sebetulnya sejalan dengan pikiran Bupati Tanggerang Ahmad Zaki Iskandar. Zaki, yang pekan lalu diperiksa KPK mengatakan, bahwa pihaknya juga ikut merasakan dampak dari reklamasi tersebut.
Kata Zaki, daerah di Tanggerang yakni Kosambi, telah diajukan sebagai salah satu akses untuk masuk ke zona pulau hasil reklamasi. Dimana, PT Kapuk Naga Indah, anak perusahaan PT Agung Sedayu Grup, telah mengajukan proposal untuk pembangunan jembatan penghubung ke pulau.
“Saya hanya menegaskan bahwa Kabupaten Tanggerang berbatasan dengan DKI, dan daerah reklamasi itu mungkin juga, apa namanya, nyambung ke Kabupaten Tanggerang, karena batas wilayah itu kan ada di provinsi bukan di kita,” ujar Zaki di gedung KPK, Jumat (22/4).
              Dia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Tanggerang sudah mendapatkan proposal yang diajukan pengembang, dalam hal ini PT Kapuk Naga. Namun, hingga kini proposal itu belum disetujui.
Alasannya, sambung Zaki, belum ada kejelasan mengenai manfaat jembatan tersebut. Menurut politikus Golkar itu, jembatan itu harus juga bermanfaat untuk kepentingan umum, bukan hanya orang-orang yang nantinya akan bermukim di pulau-pulau hasil reklamasi.

“Kita mempertanyakan ke Gubernur DKI, apakah itu juga nyambung jembatannya. Jangan sampai jembatan itu dibangun tapi tidak bisa untuk kepentingan umum.”


www.lisboa369.com
Kami melayani pembukaan akun sbobet,ibcbet,ioncasino,poker,tangkas
silahkan hubungi kami melalui:

Livechat : Livechat Lisboa369
Yahoo Messenger : cs_lisboa369@yahoo.com
Line : lisboa369
WeChat : Lisboa369
Pin bb : 2C061DC0
Skype : lisboa_369
WhatsApp : +66924855473


Selasa, 19 April 2016

Penundaan Proyek Reklamasi



        Hasil rapat koordinasi Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dengan sejumlah menteri, kemarin menghasilkan keputusan untuk menunda proyek reklamasi hingga segala persyaratan terpenuhi. Secara otomatis, proyek reklamasi Teluk Jakarta dihentikan.

         Untuk menanggulangi pengembang membandel yang masih tetap menjalankan reklamasi, Ahok berharap Pemerintah Pusat ikut turun tangan mengawasi.

"Makanya saya pengen (pemerintah) pusat ikut awasi," kata Ahok usai meresmikan RPTRA Rawa Buaya, Jakarta Barat, Selasa (19/4/2016).

           Jika pengembang tetap membandel melanjutkan proyek reklamasi, maka ada sanksi yang akan dijatuhkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK). Mulai dari sanksi administrasi hingga pencabutan izin reklamasi.


"Ada sanksinya, di Kementerian LHK ada sanksinya, ada administrasi sampai pencabutan," kata dia.
Sebagaimana diketahui, rapat koordinasi antara Ahok dan sejumlah menteri di Kementerian Koordinator Kemaritiman, Senin 17 April 2016, memutuskan proyek reklamasi dihentikan untuk sementara waktu, menunggu segala persyaratan dipenuhi.

            Sementara itu, akan dibentuk Joint Commitee atau mitra kerja antara Pemprov DKI Jakarta, Kementerian Koordinator Kemaritiman, Kementerian LHK dan Kementerian Kelautan dan Perikanan, untuk mengkaji segala peraturan terkait reklamasi yang selama ini menjadi polemik.

            Sebelumnya Presiden Jokowi Telah berpesan kepada Ahok kala menjabat Gubernur DKI, kata Ahok, Presiden Jokowi pernah berpesan agar reklamasi tidak boleh sampai merusak lingkungan dan menyebabkan banjir di pesisir Ibu Kota.

"‎Yang penting jangan merusak lingkungan kata Presiden; kedua, jangan sebabkan banjir sesuai lah; terus porsi biaya tambahan harus ada. Presiden saat jadi gubernur bilang saya dari masih wagub sudah ribut sama pengembang. Pengembang saat itu tawarkan Rp1 juta per meter, ya enggak bisa dong. Kita harus bicara berapa persen dari NJOP," terang Ahok.

           Ia menambahkan, bagi Presiden Jokowi permasalahan reklamasi adalah persoalan sederhana. Sebab, reklamasi harus memberikan fa‎silitas umum dan fasilitas sosial dalam membangun hunian baru nantinya.

"‎Presiden sederhana saja, jangan kejadian bikin pulau nanti orang yang kerja di situ datang dari Tangerang, Bekasi, Depok enggak ada rumah. Di sini harus ada fasum 45 persen, ada tanah komersial 5 persen, masak harus pakai ABDP bangun fasum-fasos di pulau," imbuhnya.

            Lebih lanjut Ahok mempersilakan para pengembang untuk membuat pulau di Teluk Jakarta. Namun, para pengembang harus menaati peraturan yang ada.


"Jadi maunya gimana? Silakan bikin pulau, seluruh sertifikat punya DKI. Fasum dan fasos 45 persen punya DKI. Lima persen gross pulau punya DKI. Terus setiap tanah yang kamu jual kami minta uang, berapa jumlahnya kami suruh orang hitung nanti," tandasnya.


www.lisboa369.com
Kami melayani pembukaan akun sbobet,ibcbet,ioncasino,poker,tangkas
silahkan hubungi kami melalui:

Livechat : https://secure.livechatinc.com/licence/7243931/open_chat.cgi
Yahoo Messenger : cs_lisboa369@yahoo.com
Line : lisboa369
WeChat : Lisboa369
Pin bb : 2C061DC0
Skype : lisboa_369
WhatsApp : +66924855473

Kamis, 14 April 2016

Susi Pudjiastuti : Pembangunan Reklamasi Merupakan Pilihan Kedua




                                 Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyatakan pembangunan reklamasi merupakan pilihan kedua, namun bukan sesuatu yang tabu untuk dilakukan.
"Reklamasi pilihan kedua, bukan tabu. Tetapi parameter-parameter lingkungan tidak boleh dikesampingkan," tutur Susi.
Menurut Susi, pembangunan reklamasi sah dan boleh dilakukan. Meski demikian, dia mengingatkan pembangunan reklamasi juga perlu memperhatikan para stake holder, ada local inhabitant atau penduduk lokal, ada mangrove, dan ekosistem air.
Lebih dari itu, pembangunan reklamasi juga haru mempertimbangkan dampaknya, baik keuntungan, atau kerusakan yang ditimbulkannya.
"Itu harus ada antisipasinya. Biasanya dibungkus dengan aturan-aturan," imbuh Susi.
Meskipun kota besar seperti Jakarta memerlukan ekspansi ruang dan penambahan wilayah, sebisa mungkin ruang dan wilayah itu dicari lebih dahulu sebelum melakukan pembangunan reklamasi.
Terkait payung hukum reklamasi Susi mengatakan banyak aturan yang tumpang tindih yang akhirnya membuat semuanya tidak jelas.
Namun, untuk memperbaiki ketidakjelasan itu, pemerintah menderegulasi aturan-aturan yang tidak perlu.
"Aturan yang tidak perlu harus dibuang, aturan yang masih dipakai akan disinkronisasikan," tandas Susi.
Dia juga mengatakan, untuk reklamasi yang sudah kadung dijalankan keputusannya akan dirapatkan dengan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.
Seperti diketahui, beberapa kota dan daerah di Indonesia sedang gencar merencanakan dan mengembangkan lahan reklamasi. Tak hanya di Teluk Jakarta, juga di Teluk Benoa Bali, dan Pantai Losari, Makassar.
Khusus di Teluk Jakarta akan dibangun sebanyak 17 pulau buatan. Menurut data Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) DKI Jakarta hingga saat ini, terdapat sepuluh pulau yang sudah mengantongi izin amdal dan pelaksanaan reklamasi.
Kesepuluh pulau tersebut adalah:
  • Pulau C seluas 276 hektar dikembangkan oleh PT Kapuk Naga Indah
  • Pulau D seluas 312 hektar dikembangkan oleh PT Kapuk Naga Indah
  • Pulau E seluas 284 hektar dikembangkan oleh PT Kapuk Naga Indah
  • Pulau F seluas 190 hektar dikembangkan oleh PT Jakarta Propertindo
  • Pulau G seluas 161 hektar dikembangkan oleh PT Muara Wisesa Samudera
  • Pulau H seluas 63 hektar dikembangkan oleh PT Intiland Development
  • Pulau I seluas 405 hektar dikembangkan oleh PT Jaladri Kartika Ekapaksi
  • Pulau K seluas 32 hektar dikembangkan oleh PT Pembangunan Jaya Ancol
  • Pulau L seluas 481 hektar dikembangkan oleh PT Manggala Krida Yudha
  • Pulau N seluas 411 hektar dikembangkan oleh PT Pelindo II
Sementara tujuh pulau lainnya belum mendapa izin Amdal dan pelaksanaan reklamasi. Ketujuh pulau tersebut adalah:

  • Pulau A seluas 79 hektar dikembangkan oleh PT Kapuk Naga Indah
  • Pulau B seluas 380 hektar dikembangkan oleh PT Kapuk Naga Indah
  • Pulau J seluas 316 hektar dikembangkan oleh PT Pembangunan Jaya Ancol
  • Pulau M seluas 587 hektar dikembangkan oleh PT Manggala Krida Yudha
  • Pulau O seluas 344 hektar dikembangkan oleh PT KEK Marunda
  • Pulau P seluas 463 hektar dikembangkan oleh PT KEK Marunda
  • Pulau Qseluas 369 hektar dikembangkan oleh PT KEK Marunda

www.lisboa369.com
Kami melayani pembukaan akun sbobet,ibcbet,ioncasino,poker,tangkas
silahkan hubungi kami melalui:

Livechat : Livechat Lisboa369
Yahoo Messenger : cs_lisboa369@yahoo.com
Line : lisboa369
WeChat : Lisboa369
Pin bb : 2C061DC0
Skype : lisboa_369
WhatsApp : +66924855473 

Satu Jengkal Lahan Reklamasi Pulau Sertifikatnya Tetap Milik DKI



  Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menegaskan bahwa  sertifikat hak pengelola lahan (HPL) pulau-pulau yang akan direklamasi tetap milik Pemprov DKI.
Untuk diketahui, banyak pihak yang menganggap keputusan Basuki memberi izin swasta untuk reklamasi pulau di utara Jakarta berpihak kepada salah satu pengembang, yakni Agung Podomoro Group, dan mengakibatkan Jakarta tenggelam. 

"Ingat, 17 pulau (reklamasi) itu begitu jadi, seluruh sertifikat HPL adalah milik Pemprov DKI, catat baik-baik. Seluruh pulau, satu jengkal tanah pun, sertifikatnya milik DKI," kata Basuki kesal menanggapi pertanyaan salah seorang wartawan di Balai Kota.

Ahok, sapaan Basuki, menampik bahwa dia berpihak kepada Agung Podomoro Group untuk menjalankan proyek reklamasi pulau. Hal ini terkait penerbitan keputusan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 2238 Tahun 2014 yang memberikan izin pelaksanaan reklamasi pulau kepada PT Muara Wisesa Samudra, anak usaha Agung Podomoro Land.
Reklamasi pulau ini merupakan bagian dari pengembangan properti Pluit City yang investasinya diperkirakan mencapai Rp 50 triliun.

Menurut dia, izin pengembang melakukan reklamasi pulau bukanlah atas izin dia. Basuki menjelaskan, reklamasi pulau ini merupakan realisasi Keppres Nomor 52 Tahun 1995 yang dikeluarkan oleh Presiden Soeharto waktu itu.

Dalam Keppres tersebut diberikan kewenangan kepada Gubernur DKI Jakarta untuk menyelenggarakan reklamasi kawasan Pantai Utara Jakarta.

Keppres ini ditindaklanjuti dengan Perda DKI Nomor 8 Tahun 1995 tentang Penyelenggaraan Reklamasi dan Rencana Tata Ruang (RTRW) Pantai Utara Jakarta.

Sementara itu, Perda DKI Jakarta Nomor 6 Tahun 1999 tentang RTRW Jakarta 2010 juga ikut memberikan panduan kebijakan terhadap penyelenggaraan reklamasi Jakarta.

"Banyak media salah menduga, reklamasi 17 pulau ini bukan giant sea wall (GSW). Enggak ada hubungannya sama sekali dan juga kami masih menunggu kajian dari Belanda. Nah, 17 pulau ini adalah Keppres tahun 1995, yang hampir setengahnya (pulau) diberikan kepada BUMD, (pulau) yang lainnya juga perusahaan anaknya Pak Harto sebenarnya," kata Basuki. 

"Kemudian, sebagian mereka (pengusaha) kerja sama dan yang namanya Agung Sedayu Group dan Agung Podomoro Group ini adalah grup-grup yang dari dulu sudah dapat hak beli pulau," ujarnya.

Sebanyak tujuh hingga sembilan pulau direklamasi oleh BUMD DKI, yakni PD Pembangunan Saran Jaya, PT Jakarta Propertindo, PT Pembangunan Jaya Ancol, dan PT Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Dalam keppres yang diterbitkan Presiden Soeharto tercantum kewajiban pengembang untuk membantu mengantisipasi banjir di daratan Jakarta.

"Sekarang kan gini, air sungai kan datang dari selatan ke utara, terus kamu bikin pulau 300 meter di atas (utara Jakarta), ini ada ngehambat jalur air Anda enggak? Ya enggak ada urusan dengan Anda, justru dia menahan ombak. Sekarang saya mau tanya, ruginya di mana sih bikin pulau," kata Basuki dengan nada tinggi.


www.lisboa369.com
Kami melayani pembukaan akun sbobet,ibcbet,ioncasino,poker,tangkas
silahkan hubungi kami melalui:

Livechat : Livechat Lisboa369
Yahoo Messenger : cs_lisboa369@yahoo.com
Line : lisboa369
WeChat : Lisboa369
Pin bb : 2C061DC0
Skype : lisboa_369
WhatsApp : +66924855473

Sabtu, 09 April 2016

Sunny Tanuwidjaja Siapa Dia.??



        Nama Sunny Tanuwidjaja kerap disebut oleh media setelah ia dicegah oleh Dirjen Imigrasi beberapa waktu lalu terkait kasus dugaan suap pembahasan rancangan peraturan daerah tentang reklamasi yang menyeret nama Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Mohammad Sanusi.Belakangan namanya dihubung-hubungkan dengan Gubernur DKI Jakarta Basuki “Ahok” Tjahaja Purnama. Ia disebut-sebut sebagai "teman akrab" Ahok. Tapi benarkah ia adalah sumber kunci untuk menerangkan kasus suap reklamasi Jakarta?
Berikut 5 hal tentang Sunny untuk membantu Anda menjawab seputar isu reklamasi Jakarta:
Berteman dengan Ahok sejak 2009Menurut Ahok, hubungannya dengan Sunny sudah seperti seorang teman. Hubungan itu terjalin sejak awal perkenalan pada 2009.Menurut pengakuan Ahok, Sunny awalnya dekat dengannya karena "staf khusus" Ahok itu sedang menulis disertasi untuk gelar doktoralnya di Department of Political Science, Northern Illinois University, Amerika Serikat."Dia mau bikin tesis, lama-lama kita kaya temen saja, kan. Dia datang, kita enggak bayar dia gaji. Aku bilang sih dia lebih condong kaya temen. Bisa saja orang sebut staf khusus karena sering bolak-balik ke sini," ucap Ahok.
Sunny dikenal memiliki loyalitas tinggi pada Ahok. Bahkan sebelum Ahok memutuskan akan maju menjadi wakil gubernur pun, Sunny sudah ikut bersamanya.Sunny, kata Ahok, terkesan dengan gaya berpolitik Gubernur DKI Jakarta tersebut.Saking dekatnya, Sunny pernah mengundang Ahok ke Amerika."Dia undang saya ke Amerika, 2010 saya baru berangkat ke Amerika. Kembali, saya bilang mau cawagub DKI, dia pengen lihat.” kata Ahok.
Pernah bertemu Mega dan Surya Paloh
Setelah itu, Sunny mengatur jadwal keseharian Ahok pada 2012 lantaran saat itu Ahok tak memiliki staf, termasuk saat bertemu Ketua Umum PDI-Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh.Pilkada selesai dan Ahok terpilih menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta. Pada 2014, kariernya menanjak menjadi Gubernur DKI Jakarta menggantikan Jokowi yang menjadi Presiden RI.Sunny tetap dekat dengan Ahok, tapi ia menolak menyebut Sunny sebagai stafnya.
Berada di lingkaran keluarga konglomerat
Sunny ternyata pernah bekerja pada Peter Sondakh. Peter adalah pengusaha minyak kelapa dan ekspor kayu melalui Rajawali Grup. Dia juga memiliki usaha media. Forbes merilis kekayaan Peter senilai 2,2 juta USD.Ahok juga menyebut Sunny juga dekat dengan bos Sinar Mas, Franky Widjaja. Franky adalah anak dari Eka Tjipta Widjaja, pendiri Sinar Mas Group. Dan istri Franky adalah sepupu Sunny.
Jadi direktur LSM yang didirikan Ahok
Ahok mengatakan hingga saat ini Sunny masih menjabat menjadi Direktur Executive dari LSM Centre for Democracy and Transparency (CDT).CDT merupakan lembaga kajian ilmiah dan opini publik yang didirikan oleh Ahok di Belitung. Lembaga tersebut berdiri sejak 2007."Saya kan tidak boleh lagi pegang ormas, jadi saat dia datang dan bilang mau ambil doktor ilmu politik, ya saya kasih semua LSM ke teman-teman saya," Ucap Ahok.
Blogger
Selain tertarik pada aktivitas Ahok, Sunny juga gemar menulis alias nge-blog. Tulisannya bisa dilihat di kolom Jakartabeat. Sayangnya terakhir dia menulis kolom pada 2011 tentang politik pada 2010.

www.lisboa369.com
Kami melayani pembukaan akun sbobet,ibcbet,ioncasino,poker,tangkas
silahkan hubungi kami melalui:

Livechat : Livechat Lisboa369
Yahoo Messenger : cs_lisboa369@yahoo.com
Line : lisboa369
WeChat : Lisboa369
Pin bb : 2C061DC0
Skype : lisboa_369
WhatsApp : +66924855473 

Minggu, 03 April 2016

KPK Cegah Petinggi Agung Sedayu Terkait Suap Reklamasi Teluk Jakarta


Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), mencegah petinggi Agung Sedayu Group Sugianto Kusuma alias Aguan Sugianto, dalam kasus dugaan korupsi penerimaan suap terkait pembahasan Rancangan Peraturan Daerah mengenai reklamasi Teluk Jakarta.
“Benar, KPK telah mengirimkan surat cegah ke Direktorat Jenderal Imigrasi Kemenkumham atas nama Sugianto Kusuma sejak 1 April 2016 untuk enam bulan ke depan,” kata Pelaksana Harian (Plh) Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati di Jakarta, Minggu (3/4).
PT Kapuk Naga Indah, anak perusahaan Agung Sedayu, diketahui merupakan salah satu dari dua pengembang yang sudah mendapat izin pelaksanaan Reklamasi Teluk Jakarta. Perusahaan lain adalah PT Muara Wisesa Samudera yaitu anak perusahaan Agung Podomoro Land.
KPK sudah menetapkan Presiden Direktur PT Agung Podomoro Arieswan Widjaja, sebagai tersangka pemberi suap sebesar Rp2 miliar kepada Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD DKI Jakarta Mohamad Sanusi terkait pembahasan Raperda tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Provinsi DKI Jakarta Tahun 2015-2035 dan Raperda Tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Pantai Utara Jakarta.
Dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Kamis (31/3), KPK menemukan barang bukti uang senilai Rp1,14 miliar dari total Rp2 miliar yang sudah diberikan Ariesman meski belum diketahui total “commitment fee” yang diterima Sanusi. Suap kepada Sanusi diberikan melalui Personal Assistant PT Agung Podomoro Land Trinanda Prihantoro.
Raperda tersebut sudah dibahas sejak beberapa bulan lalu, namun pemerintah provinsi DKI Jakarta dan Badan Legislasi DPRD DKI Jakarta belum sepakat karena pemprov DKI Jakarta mengusulkan tambahan kontribusi 15 persen nilai jual objek pajak (NJOP) dari lahan efektif pulau yaitu seluas 58 persen luas pulau.
Sementara sejumlah anggota Baleg DPRD mengusulkan persentase NJOP dan luasan faktor pengali yang jauh lebih kecil yaitu 5 persen.
Namun hingga saat ini belum diketahui apakah Sugianto juga ikut menyuap Sanusi atau anggota Baleg DPRD lain, karena KPK belum menetapkan tersangka lain.
KPK menyangkakan Sanusi berdasarkan sangkaan pasal 12 huruf a atau pasal 12 huruf b atau pasal 11 UU No 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 64 ayat 1 KUHP mengenai penyelenggara negara yang patut diduga menerima hadiah dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara dan denda paling banyak Rp1 miliar.

Ariesman Widjaja dan Trinanda Prihantoro disangkakan pasal 5 ayat 1 huruf a atau pasal 5 ayat 1 b atau pasal 13 UU No 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke-1 jo pasal 64 ayat 1 KUHP dengan ancaman pidana paling singkat 1 tahun dan lama 5 tahun ditambah denda paling sedikit Rp50 juta dan paling banyak Rp250 juta.


www.lisboa369.com
Kami melayani pembukaan akun sbobet,ibcbet,ioncasino,poker,tangkas
silahkan hubungi kami melalui:

Livechat : Livechat Lisboa369
Yahoo Messenger : cs_lisboa369@yahoo.com
Line : lisboa369
WeChat : Lisboa369
Pin bb : 2C061DC0
Skype : lisboa_369
WhatsApp : +66924855473