slide show

Image Hosted by UploadHouse.com" /> Image Hosted by UploadHouse.com" /> Image Hosted by UploadHouse.com" /> Image Hosted by UploadHouse.com" />
Selamat datang di blogspot lisboa369
Tampilkan postingan dengan label bali. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bali. Tampilkan semua postingan

Minggu, 18 September 2016

Kapal Meledak di Bali Dievakuasi ke Singapura


Situs Cashmarket Agen Resmi Maxbet , Agen Resmi Sbobet Dan Agen Casino online terpercaya di indonesia Mitra Resmi Ionclub(Agen khusus Ionclub atau agen ioncasino)


Lisboa369 (Agen resmi maxbet, agen resmi sbobet, serta agen resmi ionclub) - Satu penumpang kapal nahas yang meledak di Bali dievakuasi ke Singapura. Kapolres Karangasem, Ajun Komisaris Besar Sugeng Sudarso menuturkan, evakuasi itu atas permintaan pihak keluarga.

“Ya, satu penumpang dievakuasi ke Singapura atas permintaan pihak keluarga. Dia adalah Manuel Muehlbacher, warga Austria yang sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Bali Royal Hospital,” kata Sugeng saat dihubungi‎, Sabtu (17/9).‎

Sementara itu, Sugeng menegaskan jika penyelidikan terus berlanjut meski hari ini adalah hari libur bagi umat Hindu yang tengah merayakan hari raya Kuningan di Bali.

“Penyidikan tetap berjalan tidak kita hentikan sementara meski hari ini libur hari raya Kuningan,” jelas Sugeng.

Olah tempat kejadian perkara, Sugeng melanjutkan, telah selesai dilakukan. Sejumlah peralatan dan barang-barang yang diperlukan untuk mengungkap penyebab meledaknya kapal telah dibawa ke laboratorium forensik. Saat ini, Sugeng mengaku masih menunggu hasil laboratorium forensik untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Olah TKP sudah selesai. Kita masih menunggu hasil labfor untuk menentukan langkah selanjutnya,” imbuh dia.

Kamis kemarin pukul 09.25 WITA, Kapal Boat Gili Cat 2 yang berlayar dari Karangasem, Bali menuju Gili Trawangan, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) meledak. Kapal yang mengangkut 35 turis asing yang tengah berlibur di Bali meledak 200 meter setelah berlayar.‎

LISBOA369 AGEN RESMI SBOBET SERTA AGEN KHUSUS IONCLUB ATAU IONCASINO UNTUK LIVE GAME ONLINE, JUGA AGEN RESMI MAXBET YANG TERPERCAYA SAAT INI NO 1 DI INDONESIA.

Kapolres Karangasem, Ajun Komisaris Besar Sugeng Sudarso, menuturkan, saat ini pihaknya tengah melakukan koordinasi dengan instansi yang berkaitan dengan kelautan untuk mengetahui seperti apa sesungguhnya teknis dalam pelayaran.

“Kita sudah berkoordinasi dengan dinas-dinas yang berhubungan dengan kelautan untuk melakukan pengecekan teknis pelayaran,” kata Sugeng saat dihubungi‎, Sabtu (17/9).

Hanya saja, koordinasi itu ‎sedikit terhambat lantaran hari ini merupakan hari libur bagi umat Hindu Bali merayakan hari raya Kuningan.

“Memang pada libur hari ini. Tapi kita tetap upayakan koordinasi,” ungkapnya.

Sementara itu, ia menegaskan jika proses penyelidikan terus berjalan. Hingga kini, belum ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka atas insiden yang merenggut dua nyawa itu. “Belum ada yang kita tetapkan sebagai tersangka. Mereka yang kita periksa statusnya masih saksi,” terang Kapolres.

Di sisi lain, Kapolres mengaku masih menunggu hasil identifikasi tim laboratorium forensik terhadap barang dan benda yang diduga berkaitan erat sebagai penyebab meledaknya kapal.

Seperti diketahui, Kamis kemarin pukul 09.25 WITA, Kapal Boat Gili Cat 2 yang berlayar dari Karangasem, Bali menuju Gili Trawangan, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) meledak.

Kapal yang mengangkut 35 turis asing yang tengah berlibur di Bali meledak 200 meter setelah berlayar.‎ Menurut Sugeng, dugaan sementara penyebab terjadinya ledakan adalah karena akumulasi gas dari tangki BBM yang tersumbat di bawah dek.


“Karena panas, akhirnya terjadi ledakan,” tutup dia.


Kami melayani pembukaan akun sbobet,ibcbet,ioncasino,poker,tangkas
 
silahkan hubungi kami melalui:
Livechat : Lisboa369
Yahoo Messenger : cs_lisboa369@yahoo.com
Line : lisboa369
WeChat : Lisboa369
Pin bb : 2C061DC0
Skype : lisboa_369
WhatsApp : +66924855473

Rabu, 29 Juni 2016

Ribuan Massa di Deklarasi Pemuda Adat Kusamba Tolak Reklamasi Teluk Benoa



Lisboa369.com - Gerakan penolakan atas proyek reklamasi Teluk Benoa, Bali, terus meluas. Hari Minggu (26/6) lalu, giliran delapan Sekaa Taruna (organisasi pemuda adat) di Desa Kusamba, Klungkung, yang gelar deklarasi tolak reklamasi Teluk Benoa.

Delapan Sekaa Taruna tersebut yakni ST. Mekar Sari, ST. Putra Segara, ST.Dharma Satya Kencana, ST.Dhala Bhuana, ST. Chanti Graha, ST.Chanti Budaya, ST.Satya Warma dan ST. Sahadewa.

Deklarasi tolak reklamasi Teluk Benoa mereka gelar di Jalan By Pass Ida Bagus Mantra, Kusamba, Klungkung. Di hadapan ribuan massa aksi, tiap-tiap perwakilan sampaikan orasi penolakan reklamasi Teluk Benoa.

Ketut Agus, perwakilan dari ST dan pemuda Desa Kusamba mengatakan dalam penolakannya mereka menuntut dibatalkannya payung hukum reklamasi Teluk Benoa. “Batalkan Perpres nomor 51 tahun 2014” ujar Agus, dalam pernyataan sikap, yang diterima Aktual.com, di Jakarta.

Tutur dia, sebagai anak yang lahir dan besar di daerah pesisir pantai, terasa betul dampak buruk reklamasi dari Pulau Serangan. Pantai di Kusamba yang dulu luas hingga berhektar-hektar, kini menyusut drastis tinggal sejengkal.

“Apakah kita mau pantai kita habis, sehingga anak cucu kita nanti tidak punya pesisir lagi ?” tanya Agus retoris sambil mengajak massa aksi dari Kusamba untuk terus nyatakan penolakan.

Agus juga mengkritik sikap diam para pejabat setempat. “Saat mereka (para pejabat) diam terkait reklamasi, kami pemuda Kusamba dengan tegas menolak reklamasi teluk benoa. Tolak reklamasi” ujar dia.

Perwakilan komunitas yang hadir di deklarasi juga ikut sampaikan pernyataan sikap serupa. Seperti Wayan Inguh dari Denpasar, menyebut deklarasi para pemuda Kusamba adalah bentuk ‘Dharmaning Ksatrya Mahotama’. Yaitu kewajiban utama seorang ksatria.

“Hari ini pemuda kusamba klungkung menunjukan sikap ksatryanya dengan mendeklarasikan dirinya untuk berjuang menolak rencana reklamasi Teluk Benoa” kata Wayan.

Sementara itu, koordinator ForBALI (Forum Rakyat Bali Tolak Reklamasi Teluk Benoa) Wayan Gendo Suardana mengatakan deklarasi pemuda Kusamba sebagai pembuktian gerakan tolak reklamasi Teluk Benoa tidak akan surut.

“Inilah barisan militan Bali Tolak Reklamasi. Kita tidak pernah takut sinar matahari, kita tidak pernah takut ditempa cuaca, kita tidak pernah takut diintimidasi, yang kita takutkan adalah ketika hati nurani kita beku dan diam melihat ketidakadilan” ujar Gendo.

Jawaban Untuk Sang Gubernur yang Merasa Dikambinghitamkan

Dalam orasinya, Gendo membeberkan keterlibatan Gubernur Bali I Made Mangku Pastika dalam reklamasi Teluk Benoa, sampai akhirnya muncul Perpres 51 Tahun 2014. Penjelasan itu, ujar dia, merupakan jawaban atas pernyataan sang gubernur yang merasa ‘dikambinghitamkan’.

“Made Mangku Pastika yang meng- create dan mendukung penuh upaya mereklamasi Teluk Benoa, dari menerbitkan SK Reklamasi sampai akhirnya mengajukan perubahan status konservasi Teluk Benoa hingga muncul Perpres 51 tahun 2014” papar Gendo.

Gendo juga membantah berbagai tudingan bahwa gerakan tolak reklamasi Teluk Benoa hanya sentimen terhadap pribadi gubernur yang berasal dari Bali Utara.

Tidak ada urusan dengan asal sang gubernur, kata Gendo, yang mereka persoalkan adalah sikap made Mangku yang tidak bisa mendengar suara rakyat yang menolak reklamasi.

Sebab rakyat pasti akan mendukung sepenuhnya jika sang gubernur berbuat baik terhadap Bali. “Kita akan melawan rezim siapapun, dengan gerakan yang sebesar ini dengan upaya menyelamatkan Teluk Benoa seperti ini kita takan pernah mundur” ujar Gendo.

Deklarasi dihadiri ribuan massa aksi dari berbagai organisasi dan komunitas desa-desa dan kabupaten lain di Bali untuk bersolidaritas terhadap deklarasi tolak reklamasi Teluk Benoa oleh pemuda di Kusamba.



Kami melayani pembukaan akun sbobet,ibcbet,ionclub,poker,tangkas
silahkan hubungi kami melalui:

Livechat : Livechat Lisboa369
Yahoo Messenger : cs_lisboa369@yahoo.com
Line : lisboa369
WeChat : Lisboa369
Pin bb : 2C061DC0
Skype : lisboa_369
WhatsApp : +66924855473

Minggu, 12 Juni 2016

Jokowi Buka PKB, Ternodai Tindakan Represif Aparat



Lisboa369.com - Kehadiran Presiden Joko Widodo pada pembukaan Pesta Kesenian Bali (PKB) ke XXXVIII dinodai oleh tindakan represif aparat terhadap warga yang hendak ingin menonton. Tidak hanya ada pengusiran, tetapi juga terjadi aksi pemukulan terhadap dua aktivis lingkungan saat acara berlangsung di Lapangan Niti Mandala Renon, Sabtu 11 Juni 2016.

Warga yang mendapat intimidasi adalah mereka yang memakai baju Bali Tolak Reklamasi ke lokasi, di mana Presiden Jokowi tengah berpidato. Salah seorang yang mendapat intimidasi adalah Endra Dinatha. Langkahnya dihentikan aparat untuk masuk ke arena lebih jauh lantaran ia memakai kaos Bali Tolak Reklamasi.

“Tiba-tiba aparat menghentikan saya dan melarang saya masuk ke dalam untuk melihat pertunjukan karena saya memakai kaos tolak reklamasi,” kata Endra, Sabtu (11/6).

Hal sama juga dialami oleh Agus Saskara. Aparat yang mengenakan baju bertuliskan Turn Back Crime itu memaksa Agus membuka jaket. Lantaran Agus menggunakan pakaian Desa Pekraman Denpasar Tolak Reklamasi, kemudian ia diminta kembali ke rumah untuk mengganti bajunya. “Kalau sudah ganti baju, baru saya boleh menonton,” ceritanya.

“Saya sangat menyesalkan tindakan aparat tersebut. Masak gara-gara baju saja, saya dilarang menonton,” tambah Agus. Tak hanya sekadar mengusir, bahkan aksi pemukulan pun menimpa aktivis ForBALI. Mereka di antaranya Wayan Adi Sumiarta, Pengacara Publik dan Suriadi Darmoko, Direktur Eksekutif WALHI Bali.

Suriadi menceritakan, usai berdebat dengan pria yang diduga seorang aparat, tiba-tiba terjadi aksi saling dorong mendorong. Saat itulah rahangnya dipukul. “Awalnya kami didorong-dorong. Ketika saya berusaha menghindar agar tidak terjatuh akibat dorongan itu, tiba-tiba rahang kanan saya dipukul hingga saya jatuh tersungkur,” ujarnya.

Suriadi mengaku sempat mempertanyakan alasan larangan menggunakan kaos Bali Tolak Reklamasi. Mengingat, menurutnya, tidak ada alasan yang jelas larangan menggunakan kaos tersebut. Karena itu, ia pun tetap bertahan dengan argumennya. “Kenapa saya menduga yang memukul saya adalah aparat berpakaian preman, karena mereka selalu mengatakan atas perintah atasan setiap melarang kita menggunakan baju tolak reklamasi,” tuturnya.

Suriadi mengalami pukulan di bagian rahang kanannya, sedangkan Adi Sumiarta mengalami pukulan sebanyak 3 kali dari belakang di bagian tengkuk kirinya. “Saya tidak melihat wajahnya. Tapi dari video dan foto yang tersebar, polisi setidaknya bisa mengetahuinya,” ujar Adi saat ditemui.

Sementara itu, Wayan Gendo Suardana selaku Koordinator ForBALI menyesali tindakan yang dilakukan oleh aparat terhadap warga yang ingin menonton PKB kemarin. “Ini kejadian paling lucu tahun 2016. Penguasa ketakutan dengan baliho dan kaos tolak reklamasi,” tuturnya.

Gendo sendiri termasuk orang yang diminta untuk mengganti baju jika ingin menyaksikan pawai PKB. “Padahal ini kan pesta rakyat, nggak ada pengumuman apa pun terkait ketentuan berpakaian. Ini kaos biasa saja. Parahnya dan saking parno-nya, aktivis dipukuli sampai tersungkur,” demikian Gendo.


Kami melayani pembukaan akun sbobet,ibcbet,ionclub,poker,tangkas
silahkan hubungi kami melalui:

Livechat : Livechat Lisboa369
Yahoo Messenger : cs_lisboa369@yahoo.com
Line : lisboa369
WeChat : Lisboa369
Pin bb : 2C061DC0
Skype : lisboa_369
WhatsApp : +66924855473