slide show

Image Hosted by UploadHouse.com" /> Image Hosted by UploadHouse.com" /> Image Hosted by UploadHouse.com" /> Image Hosted by UploadHouse.com" />
Selamat datang di blogspot lisboa369
Tampilkan postingan dengan label ekonomi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ekonomi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 08 Juli 2016

Sebut Kasus Bom Tak Akan Pengaruhi Ekonomi, BI Klaim Rupiah Tetap Stabil



Lisboa369.com - Bank Indonesia (BI) menyebut kasus peledakan bom bunuh diri di Mapolresta Surakarta, Jakarta, sehari sebelum Lebaran tak akan ganggu perekonomian nasional secara umum. Pihak BI memprediksi kondisi perekononian akan tetap berjalan normal.

“Saya rasa enggak lah (berdampak ke perekonomian). Aparat keamanan juga sudah dengan sigap mengatasi, jadi dampak kepada kekhawatiran masy juga tidak terlalu banyak,” jelas Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara seusai menghadiri acara halal bi halal di kediaman Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution, di kediamannya, Jakarta, Kamis (7/7).

Sehingga dengan begitu, lanjut dia, aktivitas perekonomian tidakakan kena dampaknya, dan konsumsi masyarakat juga tetap tinggi. “Karena kita juga memang tidak boleh takut dengan ancaman teror. Dan aktivitas ekonomi seharusnya tetap berjalan normal,” tandas Mirza.

Bahkan lebih lanjut, Mirza juga menganggap laju nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat juga tak terpengaruh banyak akibat aksi-aksi seperti itu.

Karena kalau bicara kurs, kata Mirza, pada intinya merupakan cerminan dari fundamental ekonomi, situasi neraca pembayaran, ekspor impor barang dan jasa defisit atau surplus, serta situasi inflasi.

“Kurs itu kaitannya hal-hal yang tadi. Kalau mau kurs stabil atau menguat, ya kita harus usahakan inflasi tetap rendah, neraca perdagangan ekspor impor terus surplus, current account defisit juga terus surplus,” papar dia.

Sejauh ini, pemerintah dan BI sendiri mengasumsikan nilai tukar rupiah di angka Rp13.500 per USD. Sehingga kalau melebihi itu, misal mencapai Rp13.600, maka kurs itu harus menggambarkan fundamental ekonomi.

“Karena kalau kurs terlalu kuat, itu membuat barang impor terasa murah. Dampaknya pedagang akan lebih senang impor dibanding produksi. Dan barang ekspor terasa mahal,” lanjut dia.

Untuk itu, BI akan terus menjaga kurs di level yang wajar. Sehingga bisa mendorong ekspor manufaktur, mencegah impor yang berlebihan, dan tetap menjaga inflasi.

“Karena kalau kurs lemah bisa membuat inflasi dari produk-produk impor menjadi lebih tinggi serta utang luar negeri terlalu besar bebannya. Bagi BI, kurs di level sekarang ini cukup baik,” pungkas Mirza.



www.lisboa369.com
Kami melayani pembukaan akun sbobet,ibcbet,ionclub,poker,tangkas
 
silahkan hubungi kami melalui:

Livechat : Livechat Lisboa369
Yahoo Messenger : cs_lisboa369@yahoo.com
Line : lisboa369
WeChat : Lisboa369
Pin bb : 2C061DC0
Skype : lisboa_369
WhatsApp : +66924855473

Minggu, 03 Juli 2016

Faisal Basri: Percuma Ada Tax Amnesty Jika Tax Base-nya Tak Diperbaiki



Lisboa369.com - Pengamat ekonomi senior, Faisal Basri mengingatkan pemerintah terhadap program pengampunan pajak atau tax amnesty yang UU-nya sudah disahkan DPR pekan lalu.

Pasalnya, menurut Faisal, kebijakan ini dianggap kurang tepat, jika pemerintah masih belum memperbaiki tax base-nya, berupa praktik under invoicing export dan offer invoicing import yang sampai saat ini masih berlaku.

“Praktik seperti itu masih terjadi. Mereka mengecilkan ekspor, yang mestinya 100 jadi 70, agar pajaknya rendah. Tapi kalau impor dinaikkan. Mestinya 100 jadi 150. Karena kalau ongkos impor naik, profitnya turun, jadi pajaknya akan rendah,” papar Faisal. Minggu (3/7).

Jadi, menurut dia, uang Indonesia yang banyak dibawa lari ke luar negeri, karena lewat praktik-praktik seperti itu.

“Mesti ada tax amnesty, tapi hal seprti itu tidak diotak-atik, ya sama saja bohong. Sehingga lima tahun lagi nanti akan minta pengampunan lagi. Harusnya pemerintah tingkatkan dulu tax complaiance (kepatuhan membayar pajak),” jelasnya.

Karena logikanya, sekalipun orang dikasih amnesty tapi kepatuhannya tidak diperbaiki, ya akan percuma. Mereka tetap akan membohongi, dengan harapan nanti juga akan ada program tax amnesty lagi.

Menurutnya, pemerintah sebetulnya tahu praktik seperti itu. Apalagi total dana yang dihasilkan dari praktik itu selama setahun mencapai US$18 miliar. Tapi pemerintah mengalikan sepuluh kali sebagai dana Indonesia yang ada di luar negeri.

“Jadi sedemikian mudah untuk melarikan uang dengan cara begini kan? Mestinya pemerintah beresin dulu yang seperti itu,” tegas dia.

Faisal mencontohkan ekspor CPO atau kelapa sawit. Pemerintah pasti tahu data produksi berapa, junlah yang diekspor berapa, dan harga CPO dunia berapa, tinggal dicek harga CPO Amsterdam, London, atau lainnya.

“Tapi itu tidak dilakukan (oleh pemerintah). Sehingga model by pass lagi dengan tax amnesty. Apalagi tax amnesty ini untuk menutup defisit anggaran. Saya katakan, tidak ada UU Tax Amnesty di dunia ini yang berhasil buat menutup defisit fiskal. Tapi naikkan tax base-nya,” cetus Faisal.



Kami melayani pembukaan akun sbobet,ibcbet,ionclub,poker,tangkas

silahkan hubungi kami melalui:

Livechat : Livechat Lisboa369
Yahoo Messenger : cs_lisboa369@yahoo.com
Line : lisboa369
WeChat : Lisboa369
Pin bb : 2C061DC0
Skype : lisboa_369
WhatsApp : +66924855473

Sabtu, 18 Juni 2016

Empat Pengaruh Negatif Kebijakan Tax Amnesty

 

Lisboa369.com - Ekonom senior yang juga mantan Deputi Senior Gubernur Bank Indonesia 1999-2004, Anwar Nasution mengatakan ada empat pengaruh negatif dari kebijakan “tax amnesty” atau pengampunan pajak.

“Pertama, melemahkan administrasi perpajakan dan mengurangi penerimaan negara dari pajak,” kata Anwar dalam diskusi “Tax Amnesty: Pemutihan Pajak dan Skandal Keuangan Terbesar?” di Jakarta.

Menurutnya, investor tidak akan bersedia membeli Surat Utang Negara (SUN) dan sukuk negara tanpa adanya kepercayaan terhadap pemerintah untuk mampu meningkatkan penerimaannya agar dapat melunasi hutangnya tersebut.

Kedua, kata Anwar, semakin memperlebar kesenjangan distribusi pendapatan akibat dari semakin buruknya rasio gini.

“Ketiga, menimbulkan kecemburuan sosial dan rasial karena adanya persepsi bahwa kelompok non-pribumi yang lebih banyak menikmati pengampunan pajak,” tuturnya.

Ia mengatakan usaha kelompok milik non-pribumi itu ada di Indonesia tetapi pendapatan serta keuntungan usahanya lebih banyak diparkir di luar negeri.

“Kelompok ini sekaligus yang lebih banyak namanya tercantum dalam dokumen “Panama Papers” maupun yang menikmati skandal BLBI,” ucap Anwar, Terakhir, Anwar menyatakan terkait persepsi bahwa Indonesia merupakan negara gagal karena tidak mampu menegakkan aturan hukum di negaranya sendiri.
“Sementara itu, “Panama Papers” yang menimbulkan gejolak politik di berbagai negara, Indonesia hanya menganggapnya sebagai angin lalu,” ujarnya.

Ia menambahkan pengampunan pajak justru menambah kerawanan kesulitan ekonomi dan sekaligus memicu kerawanan sosial.

“Menambah kesulitan ekonomi karena tidak adanya perbaikan sistem fiskal dan peningkatan penerimaan negara dari pajak justru semakin memperlemah ketahanan ekonomi kita yang tengah menghadapi berbagai gejolak eksternal yang tidak dapat kita pengaruhi,” kata Anwar yang juga Guru Besar Emeritus Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia itu.

Pemerintah memperkirakan wajib pajak yang mendaftar kebijakan pengampunan pajak akan mendeklarasikan asetnya di luar negeri hingga Rp4.000 triliun, dengan kemungkinan dana repatriasi yang masuk mencapai kisaran Rp1.000 triliun dan uang tebusan untuk penerimaan pajak Rp160 triliun.

Menurut rencana, kebijakan pengampunan pajak akan dilaksanakan pada 1 Juli 2016, seusai pembahasan RUU Pengampunan Pajak, yang saat ini berada dalam tahapan rapat panitia kerja (Panja) pemerintah dengan DPR RI.


Kami melayani pembukaan akun sbobet,ibcbet,ionclub,poker,tangkas
silahkan hubungi kami melalui:

Livechat : Livechat Lisboa369
Yahoo Messenger : cs_lisboa369@yahoo.com
Line : lisboa369
WeChat : Lisboa369
Pin bb : 2C061DC0
Skype : lisboa_369
WhatsApp : +66924855473

Minggu, 12 Juni 2016

Bank Dunia Koreksi Pertumbuhan Ekonomi Global Cuman 2,4 Persen



Lisboa369.com - Bank Dunia (World Bank) menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi global menjadi 2,4 persen dari perkiraan pada Januari sebesar 2,9 persen akibat melambatnya pertumbuhan di negara maju.

Pertumbuhan yang lambat ini menegaskan kembali betapa pentingnya bagi negara untuk menerapkan kebijakan yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperbaiki kesejahteraan warga yang hidup dalam kemiskinan, kata Presiden Kelompok Bank Dunia Jim Yong Kim melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta.

Selain melambatnya ekonomi di negara maju, kata Jim, turunnya proyeksi pertumbuhan global juga dipengaruhi oleh harga komoditas yang tetap rendah, lemahnya perdagangan global, dan arus modal yang berkurang.

Menurut laporan terbaru Global Economic Prospects, negara berkembang dan negara pengekspor komoditas berupaya untuk beradaptasi terhadap jatuhnya harga minyak dan komoditas utama lain.

Pertumbuhan di negara berkembang dan pengekspor komoditas tahun ini diproyeksikan 0,4 persen, jauh lebih rendah daripada proyeksi pada bulan Januari sebesar 1,2 persen.

Menurut Jim, negara berkembang yang mengimpor komoditas lebih memiliki ketahanan (surveillance) daripada negara pengekspor meski keuntungan dari turunnya harga energi dan komoditas lain belum terlalu terasa.

Pertumbuhannya diproyeksikan sebesar 5,8 persen pada tahun 2016, berkurang sedikit dari angka 5,9 persen pada tahun 2015 seiring dengan rendahnya harga energi dan mulai pulihnya ekonomi negara-negara maju yang telah mendukung kegiatan ekonomi.

Di antara negara-negara berkembang yang besar, pertumbuhan Tiongkok diperkirakan 6,7 persen pada tahun 2016 setelah tahun lalu berada di angka 6,9 persen.

Ekspansi ekonomi India yang besar diperkirakan akan stabil di angka 7,6 persen, sedangkan Brasil dan Rusia diproyeksikan berada pada resesi yang lebih dalam dibanding prakiraan pada bulan Januari.

Afrika Selatan diperkirakan tumbuh sekitar 0,6 persen pada tahun 2016 atau 0,8 persen lebih lambat dibanding proyeksi pada bulan Januari.

“Seiring dengan upaya negara-negara untuk mengatasi tantangan, negara-negara di Asia Timur dan Tenggara tumbuh solid, seperti halnya negara-negara berkembang pengimpor komoditas di seluruh dunia,” kata Ekonom Utama dan Wakil Presiden Senior Bank Dunia Kaushik Basu.

Bank Dunia menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi di Asia Timur dan Pasifik fiproyeksikan tidak mengalami revisi dan melambat pada angka 6,3 persen pada tahun 2016 dengan ekspansi Tiongkok yang diperkirakan menurun ke angka 6,7 persen sebagaimana proyeksi pada bulan Januari.

Di luar Tiongkok, pertumbuhan kawasan ini diproyeksikan tumbuh sebesar 4,8 persen pada tahun 2016 atau tidak berubah sejak 2015.

Pertumbuhan di kawasan ini juga diperkirakan ditopang oleh naiknya sejumlah investasi di beberapa negara besar, seperti Indonesia, Malaysia, dan Thailand, serta konsumsi tinggi yang didukung oleh rendahnya harga komoditas untuk negara, seperti Thailand, Filipina, dan Vietnam.


Kami melayani pembukaan akun sbobet,ibcbet,ionclub,poker,tangkas
silahkan hubungi kami melalui:

Livechat : Livechat Lisboa369
Yahoo Messenger : cs_lisboa369@yahoo.com
Line : lisboa369
WeChat : Lisboa369
Pin bb : 2C061DC0
Skype : lisboa_369
WhatsApp : +66924855473 

Senin, 30 Mei 2016

Ancaman Baru Bagi Indonesia Harga Minya Naik



Lisboa369.com - Negara-negara Asia seperti Indonesia harus mulai memikirkan strategi dalam menghadapi harga minyak dunia yang berangsur-angsur mendekati titik 50 dollar. Di satu sisi kondisi ini merupakan harapan baru bagi kondisi indsutri migas, tapi disisi lain potensi akan gejolak ekonomi bagi masyarakat juga cukup besar.
 Untuk negara berkembang di asia, anjloknya harga minyak dipertengahan 2014 mungkin sangat dinantikan. Karena dengan begitu mereka bisa memotong subsidi migas dan mengalihkannya ke sektor ekonomi lainnya. Namun kini tanda-tanda kenaikan harga minyak dalam beberapa minggu terus terjadi, tentu hal ini akan memberikan dampak kepada konsumen alias masyarakat.
 China dan India sudah menaikan harga BBM mereka. Sementara Indonesia masih belum mengambil langkah yang sama, tapi diperkirakan BBM di Indonesia akan mengalami kenaikan harga jika harga minyak meningkat atau terus bertahan lama di posisi 50an dollar.
Pemerintah Indonesia menegaskan, harga BBM nya akan dievaluasi pada september mendatang.
 Seperti kita ketahui, bahwa harga minyak terus mengalami peningkatan akibat rilis data dari EIA pada 20 Mei silam serta adanya gangguan supply dari Nigeria, Libya, Venezuela, and Kanada yang menyebabkan kekurangan pasokan hingga 4 juta barel.
Seperti yang dilansir dari Oilprice.com, beberapa peneliti mencatat bahwa harga minyak menyentuh angka 50an dollar sudah berbahaya bagi konsumen Asia dan berdampak pada perekonimian mereka. Di India saja desakan untuk mencari jalan keluar terhadap ketergantungan minyak terus mengemuka karena fluktuasi harga minyak dinilai terlalu berbahaya bagi perekonomian negara tersebut.  
Sementara itu di China, keputusan untuk mengisi penuh tangki-tangki penimbunan crude oil dinilai sebagai keputusan tepat dalam mengantisipasi kenaikan harga minyak agar tidak terlalu berdampak pada perekonimian mereka.
Apa yang dilakukan India dan Cina inilah yang masih belum dapat dilakukan di Indonesia. Indonesia masih mengandalkan minyak sebagai salah satu sumber penerimaan negara.
Sementara itu, untuk urusan sistem ketahanan energi, Indonesia juga masih berjuang mewujudkannya. Saat ini cadangan crude atau BBM hanya di miliki pertamina yang bisa menampung kebutuhan hingga 18 hari saja, padahal idealnya harus bisa menampung minimal 30 hari.
Kondisi ini tentu berbahaya, karena ketika harga minyak nanti terus meningkat, maka dipastikan masyarakat yang akan menanggung kenaikan harga BBM karena subsidinya sudah dicabut.


Kami melayani pembukaan akun sbobet,ibcbet,ionclub,poker,tangkas
silahkan hubungi kami melalui:

Livechat : Livechat Lisboa369
Yahoo Messenger : cs_lisboa369@yahoo.com
Line : lisboa369
WeChat : Lisboa369
Pin bb : 2C061DC0
Skype : lisboa_369
WhatsApp : +66924855473 

Jumat, 06 Mei 2016

Pertumbuhan Ekonomi DKI Anjlok



                      Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) DKI Jakarta mengungkapkan realisasi pertumbuhan ekonomi di ibu kota Jakarta selama triwulan I 2016 sebesar 5,62 persen, lebih rendah dibanding triwulan IV 2015 dan di bawah perkiraan BI.
“Perekonomian DKI Jakarta pada triwulan I 2016 tumbuh 5,62 persen secara tahunan (yoy) lebih rendah dibandingkan dengan triwulan sebelumnya, yaitu 6,48 persen (yoy), dan berada di bawah perkiraan BI,” kata Kepala Kantor Perwakilan BI DKI Jakarta Doni P Joewono dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis (5/5).
                Menurut Doni, optimisme konsumen yang semakin kuat dengan peningkatan pertumbuhan konsumsi rumah tangga pada triwulan I 2016 tidak diikuti dengan perbaikan kinerja belanja pemerintah dan kinerja ekspor.
Kedua komponen ini justru tumbuh lebih rendah sehingga secara keseluruhan mengakibatkan pertumbuhan ekonomi Jakarta pada triwulan ini menjadi lebih rendah dibandingkan triwulan sebelumnya.
Melemahnya kinerja belanja pemerintah pusat mengkontribusi penurunan konsumsi pemerintah pada triwulan ini.
                Serapan belanja APBD DKI Jakarta yang cukup baik pada triwulan I 2016 tidak diimbangi dengan penyerapan belanja APBN melalui kementerian/lembaga yang optimal.
Relatif besarnya peran belanja kementerian/lembaga dalam komponen pengeluaran pemerintah di Provinsi DKI Jakarta dan lemahnya kinerja penyerapan belanja APBN oleh kementerian/lembaga berdampak pada lebih rendahnya pertumbuhan konsumsi pemerintah di Jakarta.
Meskipun lebih rendah dibanding triwulan IV 2015 dan perkiraan BI, namun realisasi angka pertumbuhan ekonomi triwulan I 2016 sebesar 5,62 persen itu lebih tinggi jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2015 yang tercatat sebesar 5,54 persen (yoy).
Sementara itu, masih lemahnya perkembangan ekonomi global berdampak pada terkontraksinya kinerja ekspor dari DKI Jakarta.
                Perkembangan ini terutama terjadi pada penurunan ekspor barang dan berdampak pada melambatnya kinerja industri pengolahan pada triwulan I 2016.
Namun demikian, konsumsi rumah tangga masih terus menunjukkan perbaikan seiring dengan perbaikan optimisme konsumen dan membaiknya daya beli masyarakat.
“Hal ini tidak terlepas dari adanya peningkatan UMP dan turunnya harga beberapa komoditas akibat penyesuaian harga BBM dan tarif tenaga listrik (TTL),” kata Doni.
Menurut dia, peningkatan konsumsi rumah tangga tersebut juga tercermin dari meningkatnya penjualan mobil, aktivitas impor barang konsumsi dan aktivitas lapangan usaha perdagangan.
Sementara itu, perilaku investor swasta yang masih cenderung menunggu (wait and see) berdampak pada masih lemahnya kegiatan investasi di triwulan ini.
                Perkembangan ini terutama terjadi pada investasi bangunan sektor swasta di tengah membaiknya realisasi pembangunan infrastruktur oleh pemerintah.
Dengan besarnya dominasi sektor swasta, hal ini mengakibatkan turunnya kinerja lapangan usaha konstruksi dan konsumsi semen di Jakarta.
Pertumbuhan ekonomi diperkirakan akan membaik pada triwulan II 2016. Kondisi tersebut didukung oleh adanya implementasi Paket Kebijakan Ekonomi Pemerintah, terus meningkatnya realisasi pembangunan proyek infrastruktur dan masih kuatnya konsumsi rumah tangga, sebagaimana diindikasikan oleh peningkatan optimisme konsumen pada Indeks Tendensi Konsumen (BPS) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (BI).
               Selain itu, realisasi belanja APBD Pemerintah Provinsi DKI Jakarta serta belanja APBN lewat kementerian/lembaga yang ada di Jakarta diperkirakan akan berkinerja lebih baik pada triwulan II 2016.

“Kantor Perwakilan BI Provinsi DKI Jakarta akan terus memonitor berbagai perkembangan baik di tingkat regional, nasional, maupun eksternal, sekaligus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi DKI Jakarta,” kata Doni Joewono.

Minggu, 17 April 2016

Presiden Jokowi di Jerman


                             Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi), pagi ini, Minggu, 17 April 2016, pukul 08.20 WIB, telah bertolak menuju Berlin, Jerman, dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 dari Bandar Udara Internasional Halim Perdanakususma, Jakarta.
Menurut rencana, kata dia, Presiden Jokowi akan melakukan kunjungan kerja selama lima hari ke empat negara di Eropa, yakni Jerman, Inggris, Belgia, dan Belanda.
"Kunjungan ini dilakukan Presiden untuk memenuhi undangan para pemimpin negara-negara Eropa," ujar Ari, Minggu (17/4/2016).
                     Tema kunjungan kerja Presiden adalah memperkuat kerjasama dengan Uni Eropa (UE) terutama di bidang ekonomi dan juga bersama-sama perkuat toleransi dan membangun perdamaian dunia.
Selain itu Presiden Joko Widodo akan mengajak pimpinan negara-negara Eropa menyebarkan nilai-nilai toleransi dan perdamaian ditengah maraknya ekstrimisme dan terorisme di berbagai belahan dunia.
"Sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar, Presiden akan gunakan kunjungan kerja ini untuk bersama-sama pimpinan Eropa menyebarkan nilai-nilai toleransi dan perdamaian termasuk melalui berbagai saluran digital dan media sosial baru," ungkapnya.
                    Seluruh pimpinan dunia harus bekerjasama dalam semangat kemitraan, kebersamaan untuk mendapatkan solusi atas tantangan-tantangan baru dan untuk wujudkan peri kemanusiaan dan perikeadilan.
Presiden Jokowi dikatakan Ari, berharap kunjungan kerja ke empat negara Eropa ini akan memberikan manfaat nyata yang bisa dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia dan juga rakyat Uni Eropa.


                    Dijadwalkan, selama lima hari ke depan, Presiden akan bertemu dengan Kanselir Jerman, Perdana Menteri Inggris, serta Perdana Menteri Belanda. Selain itu, yang menarik dalam kunjungan kali ini adalah pertama kali Presiden RI diterima oleh tiga Presiden UE, yakni Presiden Parlemen Eropa, Presiden Dewan Eropa, dan Presiden Komisi Eropa.


www.lisboa369.com
Kami melayani pembukaan akun sbobet,ibcbet,ioncasino,poker,tangkas
silahkan hubungi kami melalui:

Livechat : https://secure.livechatinc.com/licence/7243931/open_chat.cgi
Yahoo Messenger : cs_lisboa369@yahoo.com
Line : lisboa369
WeChat : Lisboa369
Pin bb : 2C061DC0
Skype : lisboa_369
WhatsApp : +66924855473

Minggu, 20 Maret 2016

Kepercayaan Investor Terhadap Prospek Pemulihan Ekonomi Di Indonesia.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mengatakan derasnya dana asing yang masuk ke pasar modal dan obligasi hingga 17 Maret 2016 menunjukkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap prospek pemulihan ekonomi di Indonesia. “Dana asing yang masuk ke Indonesia sejak 1 Januari hingga 17 Maret 2016 meningkat, meskipun tidak terlalu signifikan,” kata Agus di Jakarta.
Dana asing yang masuk, ujarnya, tumbuh 4 persen atau sebesar Rp 46 triliun dibanding periode sama tahun lalu sebesar Rp 44 triliun.
“Hal itu membawa optimisme lebih jauh ke Indonesia,” ujarnya.
Menurut Agus, pelaku pasar dan investor telah mencermati percepatan pemulihan ekonomi di Indonesia, ditandai dengan terjaganya laju inflasi, percepatan realisasi belanja dari APBN, dan data terakhir dari neraca perdagangan yang surplus 1,14 miliar dolar AS.
Indikator membaiknya ekonomi pun terlihat dari turunnya nilai “Credit Default Swap” atau instrumen yang dijadikan kontrak untuk perlindungan dan proteksi risiko kredit.
Sedangkan, tekanan ekonomi eksternal kepada Indonesia dinilai Agus mereda, meskipun potensi gejolak tidak hilang sepenuhnya dalam sisa tahun.
“Kebijakan bank sentral negara-negara Eropa, Jepang, dan Amerika Serikat yang cenderung tidak menaikkan suku bunganya membawa dampak positif bagi negara berkembang,” ujarnya.
Dari kebijakan otoritas moneter, Agus meyakini, penurunan suku bunga acuan (BI Rate) tiga kali berturut-turut menjadi 6,75 persen akan memacu kegiatan ekonomi dan memberikan ruang leluasa bagi investor.
BI masih meyakini pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2016 sebesar 5,2 persen – 5,6 persen. Sementara, pada kuartal I 2016, Agus memprediksi pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 5,1 persen, dan kuartal II 2016 sebesar 5,2 persen – 5,3 persen.
“Kondisi ekonomi dunia masih dalam kondisi yang belum menggembirakan, kita di Indonesia kondisinya jauh lebih membaik,” ujarnya.


www.lisboa369.com
Kami melayani pembukaan akun sbobet,ibcbet,ioncasino,poker,tangkas
silahkan hubungi kami melalui:

Livechat : Livechat Lisboa369
Yahoo Messenger : cs_lisboa369@yahoo.com
Line : lisboa369
WeChat : Lisboa369
Pin bb : 2C061DC0
Skype : lisboa_369
WhatsApp : +66924855473