slide show

Image Hosted by UploadHouse.com" /> Image Hosted by UploadHouse.com" /> Image Hosted by UploadHouse.com" /> Image Hosted by UploadHouse.com" />
Selamat datang di blogspot lisboa369
Tampilkan postingan dengan label pdi-p. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pdi-p. Tampilkan semua postingan

Kamis, 18 Agustus 2016

Ahok Klaim DiDukung Megawati


Situs Cashmarket Maxbet , Sbobet Dan casino online terpercaya di indonesia Mitra Resmi Ionclub(Agen khusus Ionclub atau agen ioncasino)

Lisboa369.com - Bakal calon petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengaku mendapat dukungan dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri maju dalam pemilihan gubernur DKI Jakarta berpasangan dengan Djarot Saiful Hidayat.

“Kalau beliau (Megawati) setuju. DPP kan punya proses, harus dihargai. Nah itu saja sih. Terus teman-teman PDIP bawah kan, beberapa agak keki juga sama saya, seolah-olah enggak mau,” ujar Ahok di Jakarta, Rabu (17/8).

Ahok juga mengakui bahwa dalam rapat internal PDIP DKI banyak yang menolaknya. Bahkan dalam pertemuan itu para peserta rapat menyanyikan yel-yel ‘Ahok Pasti Tumbang’ dan terekam dalam video.

Dia pun enggan komentar terkait hal tersebut. Dia menyerahkan kepada Dewan Pimpinan Pusat PDIP untuk menyikapinya. “Makanya nanti itu urusan DPP lah ya. Saya enggak tahu,” kata Ahok.

Video ‘Ahok Pasti Tumbang’ beredar di Youtube dan terunggah pada 14 Agustus lalu. Ketua Badan Pemenangan Pemilu PDIP Jakarta mengkonfirmasi kebenaran video itu.

“Itu direkam saat akan rapat internal. Sebenarnya video tersebut untuk konsumsi internal (PDIP) jadi tidak boleh dipublikasikan,” kata Gembong.

LISBOA369 AGEN RESMI SBOBET SERTA AGEN RESMI DAN AGEN KHUSUS IONCLUB ATAU IONCASINO UNTUK LIVE GAME ONLINE, JUGA AGEN RESMI MAXBET YANG TERPERCAYA SAAT INI NO 1 DI INDONESIA.

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bertemu dengan Ketum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri di Kantor DPP PDIP Diponegoro, Rabu (17/8) kemarin. Usai pertemuan yang berlangsung sekitar pukul 16.00 WIB tersebut, Ahok mengaku telah mendapatkan restu dari Mega.

Restu diberikan kepada Ahok untuk berpasangan dengan Djarot Syaiful Hidayat dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 mendatang.

Ketua DPP PDIP Andreas Pareira membenarkan adanya pertemuan Ahok dengan Mega kemarin. Dalam keterangan tertulisnya, Kamis (18/8), Andreas mengatakan pertemuan tersebut atas inisiatif Ahok. PDIP menemui Ahok sesuai dengan mekanisme yang ada.

“Pertemuan tersebut atas inisiatif Pak Ahok yang melakukan kunjungan ke kantor DPP Partai. Karena itulah kami terima sesuai mekanisme kelembagaan partai,” terangnya.

“Kami semua menerima Pak Ahok dengan berseragam Partai, sebab disitulah proses kelembagaan itu berjalan. Pak Ahok kami terima sebagai bakal calon Gubernur,” sambung Andreas.

Ahok secara khusus menyampaikan kepada Mega bahwa dirinya telah memutuskan menempuh jalur partai dalam Pilkada DKI Jakarta. Atas keputusannya itu, Ahok secara terang juga mengharapkan dukungan dari PDIP. Akan tetapi Mega tidak secara tegas memberikan dukungan kepada Ahok.

“Pada Kesempatan tersebut Pak Ahok secara khusus menegaskan telah memutuskan untuk menempuh jalan kepartaian dan mengharapkan dukungan PDI Perjuangan,” jelasnya.

PDIP dalam mengusung pasangan calon, ditegaskan Andreas, dilakukan melalui penilaian atau evaluasi DPP Partai atas kinerja pemerintahan DKI Jakarta saat ini. Alat evaluasi yg dipakai adalah Dasa Prasetya Partai yg merupakan platform penyelenggaraan pemerintahan daerah.

“Keputusan terhadap pasangan calon Gubernur dan wakil Gubernur DKI hingga saat ini belum diambil,” katanya.

“Keputusan akan diambil pada momentum yang tepat yang ditandai dengan legalitas dokumen tentang rekomendasi calon. Keputusan akan diambil pada momentum yang tepat,” sambung Andreas.


Kami melayani pembukaan akun sbobet,ibcbet,ioncasino,poker,tangkas
 
silahkan hubungi kami melalui:
Livechat : Lisboa369
Yahoo Messenger : cs_lisboa369@yahoo.com
Line : lisboa369
WeChat : Lisboa369
Pin bb : 2C061DC0
Skype : lisboa_369
WhatsApp : +66924855473


Jumat, 12 Agustus 2016

Megawati Kumpulkan Elit Partai PDIP DiKediaman


Situs Cashmarket Maxbet , Sbobet Dan casino online terpercaya di indonesia Mitra Resmi Ionclub(Agen khusus Ionclub atau agen ioncasino)


Lisboa369.com - Ketua DPP PDI Perjuangan, Hendrawan Supratikno, mengatakan siang ini (Jumat, 12/8) seluruh elit partainya akan berkumpul di kediaman Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat.

“Nanti siang jam 14.00 WIB rapat khusus di Teuku Umar, biasanya kan di LA (Lenteng Agung) atau Diponegoro (DPP PDIP),” katanya saat dihubungi, Jumat (12/8).

Hendrawan belum bisa memberikan gambaran apa yang akan dibahas dalam pertemuan tersebut. Apakah menyangkut isu politik nasional terkini atau Pilkada DKI Jakarta. Hanya saja, ia menyebut pertemuan itu sangat penting. Sebab dibicarakan secara khusus di rumah Ketum Megawati.

“(Kalau) di rumah ibu Megawati, itu artinya ada sesuatu yang khusus yang akan dibicarakan dari DPP,” jelasnya.

LISBOA369 AGEN RESMI SBOBET SERTA AGEN RESMI DAN AGEN KHUSUS IONCLUB ATAU IONCASINO UNTUK LIVE GAME ONLINE, JUGA AGEN RESMI MAXBET YANG TERPERCAYA SAAT INI NO 1 DI INDONESIA.

Hendrawan menyinggung pernyataan dari Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto bahwa seluruh elit PDIP untuk tidak bepergian keluar kota selama sepekan ke depan. Hal ini berkaitan dengan persiapan pidato kenegaraan peringatan 17 Agustus 2016.

Khusus Pilkada DKI, Hendrawan tidak menampik jika dalam beberapa hari ke depan partainya akan segera menentukan sikap. Dan, politik terkini Pilkada DKI bisa saja dibahas dalam pertemuan tersebut.

“Pasti bicarakan nama. Sudah langsung evaluasi dan penelaahan terhadap figur-figur yang akan maju dalam kontestasi di Pilkada DKI Jakarta. Minggu depan PDIP akan mengkristalisasi opsi-opsi putusan untuk disampaikan kepada ketua umum,” ujarnya.

Secara pribadi Hendrawan menyoroti bakal calon petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Terutama manuver-manuver politik Ahok yang pada awalnya bersikeras maju lewat jalur independen.

“Kalau saja Ahok tenang, tidak bikin ulah, tidak sibuk marah-marah maka hampir pasti PDIP akan mengusung kembali pasangan Ahok-Djarot sebagai upaya untuk merespon aspirasi masyarakat,” pungkasnya.


Kami melayani pembukaan akun sbobet,ibcbet,ioncasino,poker,tangkas

silahkan hubungi kami melalui:

Livechat : Lisboa369
Yahoo Messenger : cs_lisboa369@yahoo.com
Line : lisboa369
WeChat : Lisboa369
Pin bb : 2C061DC0
Skype : lisboa_369
WhatsApp : +66924855473

Kamis, 30 Juni 2016

Cara Ganjar Pranowo Introspeksi Melalui Buku 'Kontroversi Ganjar'



Lisboa369.com - Awal kepemimpinan Ganjar Pranowo di Provinsi Jawa Tengah banyak menarik perhatian. Pasalnya, usai memenangkan Pilkada Jateng dan menjabat sebagai Gubernur Jateng, politikus PDI Perjuangan ini melakukan banyak terobosan, menuai kritik dan memunculkan kontroversial.

Kepemimpinan awal selama 1,5 tahun ini membuat tiga orang jurnalis membuat buku berjudul 'Kontroversi Ganjar' yang diterbitkan oleh penerbit Gramedia dan diluncurkan Rabu (29/6) di Gramedia Amaris Jalan Pemuda, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Hadir dalam acara tersebut, Pakar Komunikasi Politik Effendi Gazali, Budayawan Prie GS, Wartawan senior Jawa Tengah Amir Machmud. Kemudian kolega, relawan serta beberapa pejabat di lingkungan Pemprov Jateng dan para politisi seperti pengurus DPP PDI Perjuangan Idham Samawi. Tampil sebagai moderator wartawati senior Sonya Helen Sinombor.

Di mata suami Siti Atikoh Supriyati ini, buku ini merupakan sebuah cermin introspeksi diri. Pasalnya, di setiap halaman 'Kontroversi Ganjar', tertuang perjalanan yang dilihat dari kacamata orang lain.

"Saya memang ingin ada pihak lain yang memotret, menceritakan, termasuk mengomentari perjalanan 1,5 tahun saya di Jateng. Dari sini, saya bisa lebih tahu, apa yang harus saya pertahankan dan kurangi," ungkapnya usai Peluncuran dan Bedah Buku 'Kontroversi Ganjar' di Semarang.

Selain itu, Ganjar juga ingin masyarakat bisa menilai, apakah selama dirinya memimpin ada yang keliru dan menyimpang. Termasuk, ada beberapa cerita di dalam buku yang memang memancing opini pembaca.

Seperti kisah cerita saat Ganjar marah-marah atau dalam istilah Jawa 'ngamuk-ngamuk' di salah satu jembatan timbang di wilayah Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Kemudian melakukan proses lelang jabatan secara terbuka yang menjadi pusat perhatian dan masih banyak lagi kebijakan lain yang memunculkan kontroversi masyarakat Jawa Tengah.

"Memang seperti menuai dan memunculkan kontroversi. Kalau baca buku ini, pasti ada yang merasa senang, dan pasti ada yang senep juga," kelakar Ganjar kepada media.

Ganjar mengaku menerima respons dan kritik dari beberapa tokoh dan pakar di Jawa Tengah dan nasional umumnya. Salah satunya kritikan mengenai pembangunan fisik yang kurang terlihat selama masa kepemimpinannya.

Bagi Ganjar, pembangunan fisik sebagai upaya pengembangan daerah, bukan prioritas utama. Pasalnya, semua orang bisa dengan mudah membangun asal ada dananya. Karena itu, dia memilih untuk merancang pemerintahan yang bersih. Di mana sesuai dengan tage line atau moto awal kampanyenya 'Mboten Korupsi Lan Mboten Ngapusi'. Prioritas utama awal kepemimpinannya adalah melayani masyarakat dengan cepat dan mewujudkan pemerintahan yang bersih dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).

"Fokus saya ada di situ. Itulah bentuk transparansi akuntabilitas, termasuk fungsi negara dalam melayani masyarakat sebagai tuan pemerintah. Memang tidak begitu kelihatan karena tidak bisa ditata dengan cepat. Butuh 2-4 tahun agar bisa menjadi kultur baru dalam birokrasi," tandasnya.

Selain buku perdananya 'Kontroversi Ganjar', ke depan dirinya ingin membuat buku kedua yang lebih menggali isu-isu birokrasi di Jateng. Bagaimana politik anggaran, relasi dengan netizen serta sosial media. Sampai pada cerita-cerita di luar aktivitas kedinasannya sebagai orang nomor satu di Jawa Tengah.

Pakar Komunikasi Politik Effendi Ghazali menilai buku 'Kontroversi Ganjar' merupakan ringkasan perjalanan kepemimpinan Gubernur Jateng yang patut disorot dan layak untuk disimak sehingga menjadi tauladan. "Saya suka Pak Ganjar yang mau memberikan contoh, bukan hanya memerintah saja. Sayang, dia terlalu emosional dalam memecahkan masalah," ungkapnya.

Anggota DPRD Jateng Sriyanto Saputro menilai, pada awal-awal kepemimpinan Ganjar, sebagai anggota legislatif yang merupakan mitra kerja Gubernur Jateng sebagai pimpinan lembaga eksekutif sosoknya adalah keras dan tegas.

Namun, seiring perjalanan waktu dalam kurun waktu dua tahun terakhir ini, diskusi dan perdebatan terkait kebijakan dengan anggota DPRD Jateng bisa mengalir dan dinamis. "Hal-hal semula jadi kemarahan, seiring waktu bisa kita diskusikan dengan baik. Karakter masyarakat Jateng tidak to the point atau keras perlu komunikasi," ujarnya.

Sriyanto yang juga Sekretaris DPD Gerindra Jateng mengakui bahwa sebagai legislator dan Ganjar sebagai eksekutif harus bisa saling mengoreksi dan mengontrol. Apalagi, dengan pengalaman Ganjar pernah menjadi anggota DPR RI selama dua periode sangat strategis untuk memberikan pendidikan politik terhadap wakil-wakil rakyat yang duduk di kursi DPRD Jateng.
"Kami juga perlu dikoreksi juga. Tapi pak Ganjar, sebaliknya dikoreksi juga. Tebal kuping dan jangan tipis kuping, sensitif," papar Sriyanto.

Usai peluncuran sekaligus bedah buku yang selama diskusi berjalan gayeng ini, ratusan para penggemar, kolega dan relawan Ganjar Pranowo pun tidak melewatkan kesempatan untuk berselfie ria. Juga mengantre meminta tandatangan di buku 'Kontroversi Ganjar' dan diakhiri dengan berbuka bersama dan makan malam di warung bakmi Pedagang Kaki Lima (PKL) pinggiran Jalan Pemuda, Kota Semarang, Jawa Tengah.


Kami melayani pembukaan akun sbobet,ibcbet,ionclub,poker,tangkas

silahkan hubungi kami melalui:

Livechat : Livechat Lisboa369
Yahoo Messenger : cs_lisboa369@yahoo.com
Line : lisboa369
WeChat : Lisboa369
Pin bb : 2C061DC0
Skype : lisboa_369
WhatsApp : +66924855473 

Jumat, 18 Maret 2016

Politisi PDI-P Nilai Untuk Syarat Calon Perseorangan Tidak Adil

Anggota Komisi II DPR RI, Rahmat Hamka, menilai syarat pencalonan seseorang sebagai calon kepala daerah jalur independen atau perseorangan selayaknya diperberat agar memenuhi azas keadilan. Ia menekankan demikian karena persyaratan calon kepala daerah jalur independen relatif rendah sehingga mengusik rasa keadilan dari calon yang diusung partai politik. “Sebagai ilustrasi, dengan syarat dukungan parpol seperti sekarang, maka calon dari parpol maksimal hanya ada 3-4 pasang. Sedangkan calon perseorangan dengan syarat seperti sekarang dikisaran itu dapat memunculkan hingga 10 calon, bagaimana adilkah?,” ucap Hamka di Jakarta, Kamis (17/3).
Dalam Undang-Undang Pilkada, diketahui syarat calon independen yang maju di Pilkada harus mampu mengumpulkan dukungan 6,5 sampai 10 persen dari total daftar pemilih tetap (DPT). Sementara bagi partai politik mengusung calon harus mendapatkan suara 20 persen atau 25 persen kursi di DPRD.
Menurut Rahmat politisi PDI Perjuangan, calon perseorangan hakikatnya adalah suara masyarakat yang tidak tersalurkan lewat calon parpol. Oleh karena itu sudah selayaknya aspirasi masyarakat dapat disalurkan. Calon perseorangan ini juga diatur dalam UU Pilkada sebagai bagian dari demokrasi yang telah disepakati bersama.
Namun demikian, alangkah baiknya jika demokrasi tetap mengedepankan azas keadilan dengan partai politik.
“Ada baiknya jumlah calon dari perseorangan itu pesertanya tidak melebihi jumlah dari calon parpol atau paling tidak disamakan, sehingga Pilkada dapat berlangsung bukan hanya adil namun juga tertib,” ucapnya.