Situs Cashmarket Agen Resmi Maxbet , Agen Resmi Sbobet Dan Agen Casino online terpercaya di indonesia Mitra Resmi Ionclub(Agen khusus Ionclub atau agen ioncasino)
Lisboa369 (Agen resmi maxbet, agen resmi sbobet, serta agen resmi ionclub) - Calon petahana Basuki Tjahaja Purnama
kini akan menghindari pertanyaan mengenai Pilkada DKI 2017 atau terkait
politik. Ternyata dia telah membagi tugas dengan pasangannya Djarot Saiful Hidayat.
Pernyataan ini disampaikan saat Basuki atau akrab disapa Ahok
itu dikonfirmasi akan kehadirannya dalam acara deklarasi dukungan PPP
kubu Djan Faridz siang nanti. Ternyata, dia malah meminta Djarot yang berada di sampingnya untuk menjawabnya.
"Belum
tahu saya. Tanya sama Pak Djarot. Urusan politik Pak Djarot, urusan
kerja sama saya. Kita ngomong kerja aja," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (17/10).
Mantan
Bupati Belitung Timur ini mengungkapkan, alasannya membagi tugas ini
lantaran Djarot memiliki background politik. Terlebih mantan Wali Kota
Blitar itu merupakan kader dari PDI Perjuangan.
"Beliau kan orang partai lebih menguasai bidangnya. Kalau saya kan orang kerja," tutup Ahok.
LISBOA369 AGEN RESMI SBOBET SERTA AGEN KHUSUS IONCLUB ATAU IONCASINO UNTUK LIVE GAME ONLINE, JUGA AGEN RESMI MAXBET YANG TERPERCAYA SAAT INI NO 1 DI INDONESIA.
Djarot pastikan hadiri deklarasi dukungan PPP kubu Djan Faridz
Bakal calon wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat memastikan akan hadir dalam acara deklarasi dukungan dari DPP PPP kubu Djan Faridz. Rencananya dia akan datang usai menyelesaikan tugas Pemprov DKI Jakarta.
"Insya Allah. Setelah jam kerja kali ya," katanya di Balai Kota Jakarta, Senin (17/10).
Namun,
mantan Wali Kota Blitar ini tidak dapat memastikan apakah pasangannya
Basuki Tjahaja Purnama. Sebab sebelumnya, mantan Bupati Belitung Timur
ini telah menyerahkan masalah politik kepadanya.
"Saya enggak tahu kalau beliau," lanjutnya.
Djarot
juga memastikan PPP telah melakukan konfirmasi sebelumnya terkait
dukungan ini. Konfirmasi itu disampaikan pada Minggu malam (16/10).
"Tadi malam konfirmasi ke kami. It's okay. Termasuk apa alasan PPP Djan
Faridz sehingga mendukung pasangan Ahok-Djarot," terangnya.
Dia mengapresiasi dukungan PPP, terlebih jika dukungan itu didasarkan pada kinerja dirinya bersama Ahok dalam membangun Jakarta.
"Jadi
tentunya secara pribadi kami tentu berterima kasih dan memberikan
apresiasi kepada semua kelompok masyarakat yang mendukung dan memberikan
apresiasi atas capaian-capaian kinerja pemerintahan Jokowi-Basuki dan
sekarang dilanjutkan menjadi Basuki-Djarot. Jadi saya berterima kasih
sekali," tutup Djarot.
PPP kubu Djan Faridz memutuskan untuk
mendukung bakal pasangan calon Ahok-Djarot di Pilkada DKI 2017.
Rencananya deklarasi itu akan dilakukan di kantor DPP PPP, di jalan
Diponegoro, Menteng pukul 15.30 WIB.
LISBOA369 AGEN RESMI SBOBET SERTA AGEN KHUSUS IONCLUB ATAU IONCASINO UNTUK LIVE GAME ONLINE, JUGA AGEN RESMI MAXBET YANG TERPERCAYA SAAT INI NO 1 DI INDONESIA.
Kubu Djan akan sanksi kader yang tolak dukung Ahok-Djarot
Sekjen PPP kubu Djan Faridz, Dimyati Natakusumah memastikan pihaknya akan memberikan sanksi kepada kader yang tidak mengikuti keputusan mendukung pasangan Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat. Kubu Djan segera mendeklarasikan dukungan untuk Ahok- Djarot sore nanti.
"Kalau misalnya tidak patuh dengan garis partai ada sanksi dong. Partai
kan ada punishment and reward. Ini kan kita belum kontrak politik dengan
Ahok untuk kepentingan PPP dan konstituen," kata Dimyati saat
dihubungi, Senin (17/10).
Sanksi tersebut akan diberikan setelah
deklarasi dan kontrak politik dengan Ahok-Djarot selesai dilakukan.
Adapun kontrak politik yang akan diajukan PPP yakni Ahok-Djarot harus
memperjuangkan kepentingan umat Islam dan konstituen partai.
"Kontrak
politik kepentingan konstituen dan umat Islam, termasuk sarana dan
prasarana peribadatan. PPP kan partai Islam. Islam rahmatan lil alamain.
Bukan hanya memayungi umat Islam. Islam buat rahmat semua alam, baik
dia Budha, Kristen, termasuk semuanya rahmatan. Termasuk tanaman,
pohon," tegasnya.
LISBOA369 AGEN RESMI SBOBET SERTA AGEN KHUSUS IONCLUB ATAU IONCASINO UNTUK LIVE GAME ONLINE, JUGA AGEN RESMI MAXBET YANG TERPERCAYA SAAT INI NO 1 DI INDONESIA.

Sebelumnya Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Syarief Hasan membenarkan Ketua DPW
PPP DKI kubu Djan Faridz, Abraham Lunggana menemui Ketua Umum Partai
Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, memberikan dukungan kepada pasangan
Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni di Pilkada DKI Jakarta.
“Ya mereka mendukung Agus dan Sylvi, hampir dipastikan semuanya
begitu,” kata Syarief di Gedung Nusantara II, Jakarta, Senin (17/10).
Dia mengatakan, Haji Lulung datang menemui SBY pada Minggu (16/10)
malam di kediaman SBY di Cikeas, tujuannya mendukung pasangan calon
Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta Agus Harimurti Yudhoyono dan
Sylviana Murni.
Menurut dia, Lulung datang dengan semua tim dan konstituennya serta menegaskan dukungannya terhadap pasangan Agus-Sylviana.
“Yang hadir itu semua dengan tim-timnya dan konstituennya, yaitu mengatakan mendukung Agus-Sylviana,” ujarnya.
Syarief mengatakan, atas dukungan tersebut Ketua Umum Partai Demokrat
SBY mengucapkan terima kasih, karena mereka berkomitmen akan membantu
memenangi pasangan yang diusung oleh Koalisi Cikeas.
Menurut dia, dukungan itu tujuannya untuk perubahan bagi Jakarta dan
menguatkan kerja politik koalisi yang sudah dibangun Koalisi Cikeas yang
terdiri dari Partai Demokrat, PAN, PKB, dan PPP.
“Kita mengharapkan dukungan ini bisa membuat terjadinya perubahan di kota Jakarta,” katanya.
LISBOA369 AGEN RESMI SBOBET SERTA AGEN KHUSUS IONCLUB ATAU IONCASINO UNTUK LIVE GAME ONLINE, JUGA AGEN RESMI MAXBET YANG TERPERCAYA SAAT INI NO 1 DI INDONESIA.
Terkait pertemuan Ketua DPW PPP DKI kubu Djan,
Abraham Lunggana (Lulung) dengan Ketum Partai Demokrat Susilo Bambang
Yudhoyono tadi malam, Dimyati menyebut hal tersebut sah saja. Tetapi,
jika PPP telah mengumumkan dukungan untuk Ahok-Djarot, dia menegaskan
semua kader harus patuh.
Lulung dikabarkan bakal membelot karena
menolak keputusan PPP kubu Djan mendukung Ahok-Djarot. Oleh karena itu,
Lulung bertemu SBY bermaksud untuk memberikan dukungan kepada
Agus-Sylviana.
"Itu sah-sah saja, biar saja karena kita belum
deklarasi. Setelah deklarasi pada hari ini, dengan sendirinya nanti ada
instruksi dari ketua umum. Semua kader simpatisan harus patuh dengan apa
yang digariskan ketua umum," tegasnya.
"H Lulung saya yakin akan
sami'na wa ato'na dengan ketum ya. Kalau silaturahim, komunikasi dengan
siapapun ya boleh. Apa lagi dengan SBY, mantan presiden, bapak bangsa.
Tapi kalau sudah digariskan partai ya harus patuh," sambung Dimyati Natakusumah.
Kami melayani pembukaan akun sbobet,ibcbet,ioncasino/ionclub,poker,tangkas
silahkan hubungi kami melalui:
Yahoo Messenger : cs_lisboa369@yahoo.com
Line : lisboa369
WeChat : Lisboa369
Pin bb : 2C061DC0
Skype : lisboa_369
WhatsApp : +66924855473