slide show

Image Hosted by UploadHouse.com" /> Image Hosted by UploadHouse.com" /> Image Hosted by UploadHouse.com" /> Image Hosted by UploadHouse.com" />
Selamat datang di blogspot lisboa369
Tampilkan postingan dengan label panggilan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label panggilan. Tampilkan semua postingan

Senin, 11 April 2016

SIap Penuhi Panggilan KPK


               Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), memastikan bakal memenuhi panggilan KPK terkait kasus dugaan korupsi pembelian sebagian lahan RS Sumber Waras pada APBD 2014.
“Besok (Selasa, 12/4), saya akan datang (ke KPK),” ujarnya di Balaikota DKI, Jl Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (11/4).
Dalam kasus pembelian lahan milik Yayasan Kesehatan Sumber Waras (YKSW) seluas 3,6 ha seharga Rp755 miliar itu, Ahok dipanggil sebagai saksi pada pukul 09.00.
Namun, bekas bupati Belitung Timur selama 17 bulan ini mengaku, tak mengetahui pertanyaan yang bakal diajukan kepadanya.
“Saya enggak tahu, belum tahu KPK maunya apa,” jelasnya.
Soal dokumen yang bakal dibawa, menurut Ahok, seperti yang dikantongi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), lembaga negara yang pertama kali menemukan adanya penyimpangan pada pembelian lahan tersebut.
“Ya mirip-mirip ke BPK saja. Mau bawa dokumen apa lagi?” tandas eks politikus tiga partai itu.

www.lisboa369.com
Kami melayani pembukaan akun sbobet,ibcbet,ioncasino,poker,tangkas
silahkan hubungi kami melalui:

Livechat : Livechat Lisboa369
Yahoo Messenger : cs_lisboa369@yahoo.com
Line : lisboa369
WeChat : Lisboa369
Pin bb : 2C061DC0
Skype : lisboa_369
WhatsApp : +66924855473 


Minggu, 10 April 2016

KPK Akan Panggil Ahok Pekan Depan Terkait Sumber Waras



         Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah menjadwalkan permintaan keterangan terhadap Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (alias Ahok), untuk penyelidikan kasus pengadaan lahan RS Sumber Waras oleh Pemerintah Provinisi DKI Jakarta.
“‎Masih akan dipanggil Minggu depan,” demikian Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang melalui pesan singkatnya pada Sabtu (09/04) malam.
Sudah sekitar empat bulan‎ lembaga ‘antirasuah’ menangani kasus pembelian lahan seluas 3,6 hektar tersebut. Namun, hingga kini belum jelas sudah sampai mana penanganannya.
Seberapa jauh penyelidikan pengadaan yang memakan anggaran Rp800 miliar itu juga coba ditanyakan ke Saut. Namun, dia sendiri seakan belum bisa menjelaskannya.
“Masih jalan, dalam pengembangan,” kata mantan Staf Khusus Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) itu.
‎Penanganan kasus ini seraya ‘tenggelam’ pasca KPK berhasil menguak kasus dugaan suap pengesahan Raperda terkait reklamasi pantai utara Jakarta. Padahal, kasus ini, menurut salah satu Komisioner KPK, sudah mengantongi satu alat bukti.
Alat bukti itu, kata Alexander Marwata, yaitu hasil audit investigasi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Di mana dalam audit tersebut, BPK menemukan enam penyimpangan dari tahap perencanaan, pembentukan harga hingga penyerahan hasil.
Lantas, apakah Agus Rahardjo Cs bisa menguak kasus yang menurut sejumlah pihak sudah terang tindak pidana korupsinya.?


www.lisboa369.com
Kami melayani pembukaan akun sbobet,ibcbet,ioncasino,poker,tangkas
silahkan hubungi kami melalui:

Livechat : Livechat Lisboa369
Yahoo Messenger : cs_lisboa369@yahoo.com
Line : lisboa369
WeChat : Lisboa369
Pin bb : 2C061DC0
Skype : lisboa_369
WhatsApp : +66924855473