slide show

Image Hosted by UploadHouse.com" /> Image Hosted by UploadHouse.com" /> Image Hosted by UploadHouse.com" /> Image Hosted by UploadHouse.com" />
Selamat datang di blogspot lisboa369
Tampilkan postingan dengan label laba. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label laba. Tampilkan semua postingan

Kamis, 30 Juni 2016

PLN Raih Laba Bersih Rp5,01 Triliun



Lisboa369.com - PT PLN (Persero) meraih laba bersih Rp5,01 triliun pada triwulan pertama 2016 atau meningkat Rp5,87 triliun dibandingkan periode sama yang rugi Rp860 miliar.

“Pada triwulan pertama 2016, pendapatan usaha tercatat Rp53,731 triliun atau meningkat Rp2,647 triliun dibandingkan periode sama 2015 sebesar Rp51,084 triliun. Sementara, biaya usaha naik Rp627 miliar dari Rp55,44 triliun menjadi Rp56,067 triliun,” ujar Direktur Keuangan PLN Sarwono Sudarto di Jakarta.
Menurut dia, biaya usaha tersebut terdiri atas bahan bakar minyak (BBM) yang mengalami penurunan cukup tajam yakni Rp4,958 triliun dari Rp9,911 triliun pada triwulan pertama 2015 menjadi Rp4,953 triliun pada triwulan pertama 2016.
Volume BBM pada triwulan pertama 2016 mengalami penurunan 300 ribu kiloliter dari 1,4 juta kiloliter pada triwulan pertama 2015 menjadi 1,1 juta kiloliter.
Biaya usaha lainnya adalah berasal dari bahan bakar non-BBM yang pada triwulan pertama 2016 tercatat Rp19,042 triliun dan biaya operasi lainnya mencapai Rp32,072 triliun.
Dengan demikian, lanjut Sarwono, pada triwulan pertama 2016, PLN mengalami rugi (selisih antara pendapatan usaha dan biaya usaha) Rp2,336 triliun.
“Kerugian tersebut sebelum subsidi. Setelah ditambah subsidi sebesar Rp12,495 triliun pada triwulan pertama 2016, maka kami mendapat laba Rp10,16 triliun,” ujarnya.
Kemudian, setelah dikurangi beban keuangan yang mencapai Rp3,557 triliun, perolehan laba PLN menjadi Rp6,602 triliun.
Selanjutnya, menurut dia, pada triwulan pertama 2016, PLN memperoleh keuntungan selisih kurs Rp3,682 triliun, sehingga laba naik menjadi Rp10,284 triliun.
“Terakhir, setelah dikurangi beban pajak yang cukup besar Rp5,275 triliun, didapat laba bersih Rp5,01 triliun,” ujar Sarwono.
Pada 2015, PLN membukukan laba bersih setelah audit sebesar Rp15,6 triliun.
Indikator kinerja PLN pada 2015 lainnya adalah pendapatan penjualan listrik Rp209,8 triliun atau naik Rp23,2 triliun (12,44 persen) dibandingkan 2014 sebesar Rp186,6 triliun, pertumbuhan pemakaian listrik 2,14 persen menjadi 202,8 Terra Watt hour (TWh) dari 198,6 TWh, dan beban usaha tercatat Rp246,3 triliun atau turun Rp19 triliun (7,16 persen) dibandingkan 2014 sebesar Rp265,3 triliun.
Selain itu, jumlah pelanggan per 31 Desember 2015 naik 3,7 juta (6,39 persen) menjadi 61,2 juta dibandingkan 2014 sebanyak 57,5 juta, rasio elektrifikasi tercatat 88,3 persen per 31 Desember 2015 atau naik dibandingkan posisi 2014 sebesar 84,35 persen, perolehan subsidi listrik turun Rp42,8 triliun menjadi Rp56,6 triliun dibandingkan 2014 sebesar Rp99,3 triliun dan pemakaian BBM turun dua juta kiloliter dari 7,2 menjadi 5,2 juta kiloliter atau nilainya berkurang Rp36,4 triliun dari Rp71,5 triliun menjadi Rp35 triliun.

Kami melayani pembukaan akun sbobet,ibcbet,ionclub,poker,tangkas

silahkan hubungi kami melalui:
Livechat : Livechat Lisboa369
Yahoo Messenger : cs_lisboa369@yahoo.com
Line : lisboa369
WeChat : Lisboa369
Pin bb : 2C061DC0
Skype : lisboa_369
WhatsApp : +66924855473 

Kamis, 23 Juni 2016

Targetkan Laba Rp5 T Dengan atau Tanpa PMN, DPR: Ngapain Jasa Marga Minta PMN?




Lisboa369.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengusung target bisa mengantongi laba bersih lebih dari Rp5 triliun pada 2024 nanti. Bahkan keuntungan tersebut bisa diraih dengan adanya Penyertaan Modal Negara (PMN) atau tanpa PMN.

Jika ada PMN, laba bersih Jasa Marga bisa mencapai Rp5,42 triliun. Tapi jika tanpa PMN laba bersihnya juga tak beda jauh sebsar Rp5,29 triliun. Kondisi itu memantik penasaran anggota DPR.

Menurut anggota Komisi VI DPR, Primus Yustisio, jika keuntungannya tak jauh beda hanya selisih Rp200-an miliar ngapain Jasa Marga ngotot meminta PMN.

“Mendingan Anda jangan latah ikut-ikutan minta PMN. Toh, tanpa PMN pun sudah bagus kinerja Jasa Marga. Saya adalah anggota DPR yang mendukung Jasa Marga untuk espansi agar tol-tol dikelola oleh Jasa Marga. Jadi ngapain minta PMN?” tegas dia saat raker Panja PMN 2 Komisi VI, di Gedung DPR, Jakarta.

Mestinya, dalam menggenjot pendanaan, Jasa Marga tidak perlu mengincar PMN, toh masih bisa pinjam ke perbankan BUMN. “Jadi tidak membebani kas negara,” kata dia.

Di tempat yang sama, Direktur Utama Jasa Marga, Adityawarman menyebutkan, PMN ini aakan dijadikan sebagai pendanaan untuk membangun tiga ruas jalan tol, yaitu Semarang-Batang, Pandaan-Malang dan Jakarta-Cikampek II.

Untuk ruas Semarang- Batang sebanyak Rp630 miliar dari PMN dengan total investasi Rp11,04 triliun. Kemudian, ruas Pandaan-Malang sebanyak Rp380 miliar dari PMN dengan total investasi Rp5,97 triliun, dan untuk ruas Jakarta-Cikampek II sebesar Rp250 miliar dari PMN dengan total investasi sebanyak Rp13,13 triliun.

“Jadi, PMN ini menambah kemampuan keuangan kami untuk mendukung pembangunan ruas-ruas jalan tol baru yang menjadi prioritas pemerintah,” kata Adityawarman.

Ketiga proyek tersebut ditargetkan dapat selesai sebelum 2019 nanti. Dan untuk proyek Jakarta-Cikampek II hingga kini memang belum ditenderkan.

Direktur Keuangan Jasa Marga, Anggiasari menambahkan, memang dengan atau tanpa PMN keuntungan perseroan diproyeksikan mencapai lebih dari Rp5 triliun di 2024 nanti.

“Cuma, PMN akan mengurangi benan bunga. Karena yang membedakan adalah financial cost-nya. Jika ada PMN, kami tidak terbebani bunga dan mudah menerbitkan rising cost yang kitabtargetkan hingga 2019 mencapai Rp70 triliun,” jelas dia

Selain itu, perseroan juga akan mudah mendapat pinjaman dengan adanya PMN tersebut. “Karena ruas tol yang kami jaminkan sama, tapi jika ada PMN kami tidak terbebani bunga, sehingga akan lebih mudah pinjam ke perbankan,” papar Anggi.



Kami melayani pembukaan akun sbobet,ibcbet,ioncasino,poker,tangkas
silahkan hubungi kami melalui:

Livechat : Lisboa369.com
Yahoo Messenger : cs_lisboa369@yahoo.com
Line : lisboa369
WeChat : Lisboa369
Pin bb : 2C061DC0
Skype : lisboa_369
WhatsApp : +66924855473