slide show

Image Hosted by UploadHouse.com" /> Image Hosted by UploadHouse.com" /> Image Hosted by UploadHouse.com" /> Image Hosted by UploadHouse.com" />
Selamat datang di blogspot lisboa369
Tampilkan postingan dengan label pmn. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pmn. Tampilkan semua postingan

Kamis, 23 Juni 2016

Targetkan Laba Rp5 T Dengan atau Tanpa PMN, DPR: Ngapain Jasa Marga Minta PMN?




Lisboa369.com - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengusung target bisa mengantongi laba bersih lebih dari Rp5 triliun pada 2024 nanti. Bahkan keuntungan tersebut bisa diraih dengan adanya Penyertaan Modal Negara (PMN) atau tanpa PMN.

Jika ada PMN, laba bersih Jasa Marga bisa mencapai Rp5,42 triliun. Tapi jika tanpa PMN laba bersihnya juga tak beda jauh sebsar Rp5,29 triliun. Kondisi itu memantik penasaran anggota DPR.

Menurut anggota Komisi VI DPR, Primus Yustisio, jika keuntungannya tak jauh beda hanya selisih Rp200-an miliar ngapain Jasa Marga ngotot meminta PMN.

“Mendingan Anda jangan latah ikut-ikutan minta PMN. Toh, tanpa PMN pun sudah bagus kinerja Jasa Marga. Saya adalah anggota DPR yang mendukung Jasa Marga untuk espansi agar tol-tol dikelola oleh Jasa Marga. Jadi ngapain minta PMN?” tegas dia saat raker Panja PMN 2 Komisi VI, di Gedung DPR, Jakarta.

Mestinya, dalam menggenjot pendanaan, Jasa Marga tidak perlu mengincar PMN, toh masih bisa pinjam ke perbankan BUMN. “Jadi tidak membebani kas negara,” kata dia.

Di tempat yang sama, Direktur Utama Jasa Marga, Adityawarman menyebutkan, PMN ini aakan dijadikan sebagai pendanaan untuk membangun tiga ruas jalan tol, yaitu Semarang-Batang, Pandaan-Malang dan Jakarta-Cikampek II.

Untuk ruas Semarang- Batang sebanyak Rp630 miliar dari PMN dengan total investasi Rp11,04 triliun. Kemudian, ruas Pandaan-Malang sebanyak Rp380 miliar dari PMN dengan total investasi Rp5,97 triliun, dan untuk ruas Jakarta-Cikampek II sebesar Rp250 miliar dari PMN dengan total investasi sebanyak Rp13,13 triliun.

“Jadi, PMN ini menambah kemampuan keuangan kami untuk mendukung pembangunan ruas-ruas jalan tol baru yang menjadi prioritas pemerintah,” kata Adityawarman.

Ketiga proyek tersebut ditargetkan dapat selesai sebelum 2019 nanti. Dan untuk proyek Jakarta-Cikampek II hingga kini memang belum ditenderkan.

Direktur Keuangan Jasa Marga, Anggiasari menambahkan, memang dengan atau tanpa PMN keuntungan perseroan diproyeksikan mencapai lebih dari Rp5 triliun di 2024 nanti.

“Cuma, PMN akan mengurangi benan bunga. Karena yang membedakan adalah financial cost-nya. Jika ada PMN, kami tidak terbebani bunga dan mudah menerbitkan rising cost yang kitabtargetkan hingga 2019 mencapai Rp70 triliun,” jelas dia

Selain itu, perseroan juga akan mudah mendapat pinjaman dengan adanya PMN tersebut. “Karena ruas tol yang kami jaminkan sama, tapi jika ada PMN kami tidak terbebani bunga, sehingga akan lebih mudah pinjam ke perbankan,” papar Anggi.



Kami melayani pembukaan akun sbobet,ibcbet,ioncasino,poker,tangkas
silahkan hubungi kami melalui:

Livechat : Lisboa369.com
Yahoo Messenger : cs_lisboa369@yahoo.com
Line : lisboa369
WeChat : Lisboa369
Pin bb : 2C061DC0
Skype : lisboa_369
WhatsApp : +66924855473

Minggu, 05 Juni 2016

Tambah PMN Rp53 T Dalam RAPBNP 2016, Pemerintah Abaikan Kepentingan Rakyat



Lisboa369.com - Presiden Jokowi kembali melakukan kekeliruan dalam skala prioritas pembangunan. Diketahui pada rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) tahun ini, Pemerintah mengajukan tambahan Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp13 T lebih, sehingga total PMN tahun ini mencapai Rp53 T lebih.

Berkaca dari tahun lalu, implementasi dari PMN tidak mampu mengangkat perekonomian bangsa, bahkan semua target-target ekonomi tidak tercapai dan jauh di bawah target.

“Artinya dana PMN tahun lalu itu mubazir dan tidak bermamfaat. Deviden yang disetorkan BUMN penerima PMN tersebut sangat rendah dan tidak sesuai dengan kewajaran berbisnis. Sangat aneh, uang dikucurkan puluhan trilliun tapi tidak membawa mamfaat sementara hal-hal yang menyentuh langsung kehidupan rakyat diabaikan,” kata Direktur Eksekutif Energi Watch Indonesia (EWI), Ferdinand Hutahaean, Minggu (5/6).

Dia melanjutkan, Pengajuan PMN dalam APBNP 2016 ini hingga total mencapai Rp53 T lebih akan kembali sia-sia dan tidak bermamfaat bagi rakyat. PMN ini hanya akan bermamfaat bagi pribadi Jokowi karena akan digunakan mem-back up proyek-proyek China yang tidak berjalan, karena memang dana dari China tidak turun.

“Rejim ini sedang terobsesi membangun infrastruktur yang tingkat urgensinya rendah dan dalam skala prioritas rendah, karena tidak berdampak langsung bagi kesejahteraan rakyat. Inilah yang saya sebut dulu bahwa Jokowi sedang membangun instana pasir,” ujarnya.

Dia mensinyalir bahwa PMN kali ini akan diarahkan untuk meneruskan proyek-proyek mangkrak Jokowi seperti Kereta Cepat Jakarta Bandung. Kebijakan ini ia nilai membahayakan ekonomi nasional.

Dari itu dia mendesak DPR agar menolak pengajuan PMN tersebut dan segera mengalihkan dana puluhan trilliun itu untuk infrastruktur kehidupan masyarakat, seperti ketahanan pangan, energi, kesehatan rakyat dan pendidikan.

“Dana puluhan trilliun digunakan untuk memenuhi ekspektasi personal presiden dan bukan untuk kesejahteraan bangsa dan negara. Jangan seenaknya memimpin republik ini. Jika kesalahan ada pada kementrian BUMN, maka kami minta Presiden untuk pecat Rini dan kalau perlu bubarkan kementrian BUMN karena tidak bermamfaat,” pungkasnya.


Kami melayani pembukaan akun sbobet,ibcbet,ionclub,poker,tangkas
silahkan hubungi kami melalui:

Livechat : Livechat Lisboa369
Yahoo Messenger : cs_lisboa369@yahoo.com
Line : lisboa369
WeChat : Lisboa369
Pin bb : 2C061DC0
Skype : lisboa_369
WhatsApp : +66924855473