slide show

Image Hosted by UploadHouse.com" /> Image Hosted by UploadHouse.com" /> Image Hosted by UploadHouse.com" /> Image Hosted by UploadHouse.com" />
Selamat datang di blogspot lisboa369
Tampilkan postingan dengan label komisi III DPR. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label komisi III DPR. Tampilkan semua postingan

Rabu, 07 September 2016

Komisi III Bentuk Panja Karhutla Selidiki SP3 Kasus Kebakaran Hutan


Situs Cashmarket Agen Resmi Maxbet , Agen Resmi Sbobet Dan Casino online terpercaya di indonesia Mitra Resmi Ionclub(Agen khusus Ionclub atau agen ioncasino)


Lisboa369.com - Komisi III DPR membentuk panitia kerja kebakaran hutan dan lahan, bertujuan menyelidiki mekanisme terbitnya Surat Perintah Penghentian Penyidikan atas 15 kasus dugaan kebakaran hutan yang dikeluarkan Polda Riau.
“Komisi III DPR ingin melihat prosesnya (dikeluarkannya SP3) karena kami nilai ada kejanggalan dan hal-hal yang tidak masuk akal,” kata Wakil Ketua Komisi III DPR, Benny K Harman di Gedung Nusantara II, Jakarta, Selasa (6/9).
Benny enggan menjelaskan secara rinci kejanggalan apa yang ditemukan Komisi III terkait keluarnya SP3 namun dirinya hanya menyebut Komisi III perlu menyelidiki secara spesifik diterbitkannya kebijakan itu.
Dijelaskan, Panja akan bekerja selama masa sidang periode ini yang berakhir pada Oktober.
“Akan tetapi, ketika hasil penyelidikan belum selesai, maka Panja Karhutla akan dilanjutkan,” ujarnya.
LISBOA369 AGEN RESMI SBOBET SERTA AGEN KHUSUS IONCLUB ATAU IONCASINO UNTUK LIVE GAME ONLINE, JUGA AGEN RESMI MAXBET YANG TERPERCAYA SAAT INI NO 1 DI INDONESIA.
Anggota Komisi III DPR, Arsul Sani menjelaskan, Panja Karhutla berencana mengunjungi Riau untuk mendalami kasus itu dan akan bertemu aparat penegak hukum serta masyarakat.
Dia menyesalkan langkah Polda Riau menerbitkan SP3 terhadap 15 perusahaan yang diduga terlibat kebakaran hutan tanpa didukung bukti yang cukup meski sudah melibatkan ahli.
“Kami pertanyakan kenapa tidak mencari ahli bandingan, tugas penyidik harus seoptimal mungkin cari alat bukti,” ujarnya.
Sekjen PPP itu menilai keterangan ahli pembanding diperlukan agar kebijakan penerbitan SP3 memiliki dasar yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan. Upaya itu yang tidak terlihat dalam penerbitan SP3 atas 15 perusahaan di Riau.
“Saya mendorong agar masyarakat sipil yang merasa dirugikan untuk mengajukan praperadilan. Langkah ini diharapkan dapat menggali keterangan dari para ahli,” katanya.
Sebelumnya, Kepala Polri Jenderal Pol Tito Karnavian dalam Rapat Kerja dengan Komisi III DPR pada Senin (5/9) menjelaskan bahwa penghentian penyidikan atas 15 kasus dugaan kebakaran hutan dilakukan secara bertahap.
Menurut dia, penghentian tersebut dilakukan pada rentang Januari 2016 hingga Mei 2016 dan mengklarifikasi bahwa itu bukan dihentikan serentak ataupun baru-baru ini, tapi itu dimulai pada Januari.
Dia menjelaskan, salah satu alasan kasus-kasus itu dihentikan adalah karena kebakaran terjadi di luar peta perusahaan. Dan, berdasarkan laporan yang ada, kebakaran kebanyakan terjadi di daerah yang masih dikuasai oleh masyarakat.

Kami melayani pembukaan akun sbobet,ibcbet,ioncasino,poker,tangkas
 
silahkan hubungi kami melalui:
Livechat : Lisboa369
Yahoo Messenger : cs_lisboa369@yahoo.com
Line : lisboa369
WeChat : Lisboa369
Pin bb : 2C061DC0
Skype : lisboa_369
WhatsApp : +66924855473

Senin, 11 Juli 2016

3 WNI Disandera, PAN usul Stafsus Bidang Intelijen Segera Diaktifkan



Lisboa369.com - Sebanyak tiga Warga Negara Indonesia (WNI) kembali disandera kelompok bersenjata. Mereka disandera di Perairan Sabah, Malaysia.

Melihat situasi ini, Wakil Ketua Umum PAN, Mulfachri Harahap, berharap Komjen (Purn) Gories Mere segera diaktifkan menjadi Staf Khusus Bidang Intelijen dan Keamanan.

"Saya rasa iya lah (staf khusus bidang intelejen lekas diaktifkan). Ini kan menyangkut fungsi intelijen kita. Ya boleh jadi pengangkatan staf khusus Presiden bidang intelijen ini juga karena ada semacam ketidakpuasan Presiden terkait soal seperti ini," kata Mulfachri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/7).

Wakil Ketua Komisi III DPR tersebut menilai, penyanderaan ini bukan hal yang luar biasa. Sebab menurutnya Amerika juga kerap menjadi korban.

"Bukan hanya Indonesia, Amerika juga mengalami hal serupa di mana warga negaranya disandera oleh beberapa kelompok separatis di banyak tempat di muka bumi ini. Ini sesuatu yang menurut saya bukan luar biasa," tuturnya.

Dia meminta agar pemerintah lebih cermat dalam mempelajari kasus separatisme yang berujung penyanderaan. Hal tersebut guna mencari cara antisipasi secara permanen.

"Saya kira bagaimana pemerintah mengantisipasi ini. Saya kira pengalaman kemarin membebaskan sekian puluh sandera bisa menjadi rujukan. Semua pihak yang terkait dengan pembebasan sandera yang lalu, harus dilibatkan. Saya kira secara terbuka atau tertutup, pemerintah harus membangun komunikasi dengan kelompok ini. Hal itu agar kepentingan kita sebagai sebuah bangsa tidak diganggu," pungkasnya.


Kami melayani pembukaan akun sbobet,ibcbet,ionclub,poker,tangkas

silahkan hubungi kami melalui:

Livechat : https://secure.livechatinc.com/licence/7243931/open_chat.cgi
Yahoo Messenger : cs_lisboa369@yahoo.com
Line : lisboa369
WeChat : Lisboa369
Pin bb : 2C061DC0
Skype : lisboa_369
WhatsApp : +66924855473

Minggu, 03 Juli 2016

Demokrat Tak Segan-segan Pecat Putu Sudiartana



Lisboa369.com - Anggota Komisi III DPR Ruhut Sitompul mempersilakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut kasus dugaan suap yang menjerat kader Demokrat, I Putu Sudiartana sebagai tersangka.

Ruhut menegaskan, Partai Demokrat tengah mempersiapkan sanksi berupa pemecatan jika yang bersangkutan terbukti menerima suap.

"Saya ingetkan kader, jangan main api kalau enggak mau terbakar,"‎ ujar Ruhut di Parkir Timur Senayan, Jakarta, Minggu (3/6/2016).

Selaku kader dan pengurus Demokrat yang membawahi masalah politik, hukum dan keamanan itu, Demokrat mengaku akan mengambil tindakan tegas berupa pemecatan.

"‎Kalau ada dua alat bukti, kami enggak segan langsung kami pecat. Dia lagi diproses (pemecatan)," tandasnya.

Diketahui Putu Sudiartana yang merupakan anggota DPR dari daerah pemilihan Bali itu telah ditetapkan KPK sebagai tersangka atas dugaan suap dari Suprapto (SPT) selaku kepala dinas prasarana jalan dan tata ruang pemukiman Provinsi Sumatera Barat dan Yogan Askan (YA) pihak swasta.

Sudiartana diduga telah menerima suap sebesar Rp500 juta dan 40 ribu dollar Singapura terkait pengamanan proyek 12 ruas jalan di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) yang anggarannya teralokasi dalam APBNP 2016.‎


Kami melayani pembukaan akun sbobet,ibcbet,ionclub,poker,tangkas

silahkan hubungi kami melalui:
Livechat : Livechat Lisboa369
Yahoo Messenger : cs_lisboa369@yahoo.com
Line : lisboa369
WeChat : Lisboa369
Pin bb : 2C061DC0
Skype : lisboa_369
WhatsApp : +66924855473