slide show

Image Hosted by UploadHouse.com" /> Image Hosted by UploadHouse.com" /> Image Hosted by UploadHouse.com" /> Image Hosted by UploadHouse.com" />
Selamat datang di blogspot lisboa369
Tampilkan postingan dengan label lulung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lulung. Tampilkan semua postingan

Jumat, 07 Oktober 2016

Djan Faridz Tegaskan Haji Lulung Harus Ikut Dukung Ahok


Situs Cashmarket Agen Resmi Maxbet , Agen Resmi Sbobet Dan Agen Casino online terpercaya di indonesia Mitra Resmi Ionclub(Agen khusus Ionclub atau agen ioncasino)


Lisboa369 (Agen resmi maxbet, agen resmi sbobet, serta agen resmi ionclub) - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) versi Muktamar Jakarta, Djan Faridz mengumumkan bahwa pihaknya resmi mendukung pasangan petahana Basuki Tjahaja Purnama 'Ahok'-Djarot Saiful Hidayat pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017 mendatang.

Djan memastikan bahwa keputusan tersebut harus diikuti oleh seluruh anggota Dewan Pengurus Wilayah (DPW), termasuk Haji Lulung sebagai Ketua DPW PPP DKI Jakarta yang terlihat kerap bersebrangan dengan Ahok.

"Saya belum melihat dia menyatakan mendukung. Yang kedua dalam pertemuan Silaturahmi Nasional dengan DPW Se-Indonesia tadi malam. Beliau (Lulung) tetap menyatakan loyal dan setia kepada apapun keputusan DPP," ucap Djan kepada awak media di kantor DPP PPP, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (7/10).

LISBOA369 AGEN RESMI SBOBET SERTA AGEN KHUSUS IONCLUB ATAU IONCASINO UNTUK LIVE GAME ONLINE, JUGA AGEN RESMI MAXBET YANG TERPERCAYA SAAT INI NO 1 DI INDONESIA.

Dia menceritakan, pada awalnya PPP menempatkan Haji Lulung sebagai pilihan utama untuk dicalonkan sebagai bakal calon gubernur DKI Jakarta. Namun, seiring waktu berjalan tidak ada partai lain yang mau mengusungnya. Sementara kursi PPP di DKI Jakarta tidak mencukupi untuk mencalonkan Lulung sebagai gubernur DKI Jakarta.

"Jadi Haji Lulung yang didukung pertama dari awal itu Haji Lulung," tegasnya.

Dilanjutkannya, dalam waktu dekat pihaknya akan mengadakan deklarasi secara resmi untuk mendukung pasangan petahana. Deklarasi tersebut akan dihadiri dari pengurus DPW hingga DPC.

"Ini baru keputusan DPP. Haji Lulung Insya Allah hadir dan bersama pasangan calon. Pada saat deklarasi kita lihat Haji Lulung," lanjut Djan.

Sementara itu, Djan enggan membicarakan terkait sanksi apabila ternyata sikap Haji Lulung yang nantinya akan menolak untuk mendukung Ahok.

"Kita tidak lagi ngomongin sanksi. Engga boleh ada sanksi. Dalam rapat (Lulung) ikut berbicara dan berpidato di hadapan seluruh DPW seluruh Indonesia," pungkas Djan.

Lulung sendiri sudah menyatakan sikap enggan mendukung Ahok. Dia menegaskan tak mau masuk Tim Kampanye Ahok-Djarot.




Kami melayani pembukaan akun sbobet,ibcbet,ioncasino,poker,tangkas
silahkan hubungi kami melalui:
Livechat : Lisboa369
Yahoo Messenger : cs_lisboa369@yahoo.com
Line : lisboa369
WeChat : Lisboa369
Pin bb : 2C061DC0
Skype : lisboa_369
WhatsApp : +66924855473

Minggu, 05 Juni 2016

Elektabilitas Haji Lulung Rendah Belum Tentu Jadi Cagub DKI



Lisboa369.com - Partai Persatuan Pembangunan (PPP) masih mencatat dan mengakui nama Abraham Lunggana atau Haji Lulung sebagai Ketua DPW PPP DKI Jakarta. Sebab, Muktamar PPP Islah didasari SK Muktamar Bandung.

Namun kemungkinan besar Lulung tak akan diusung menjadi calon gubernur DKI Jakarta melawan petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Sebab elektabilitas Lulung dinilai rendah.

"Sebagaimana sering kita sampaikan, kita akan mencari tokoh yang memiliki elektabilitas bisa memenangkan pertarungan. Kita lihat elektabilitas Halus atau Haji Lulung tidak sesuai yang diperkirakan," kata Ketua DPP Bidang Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) Qoyum Abdul Jabar di Asrama Haji, Pondok Gede, Jakarta, Minggu (5/6).

"Kita akan mencari tokoh yang siap bertarung dan meraih kemenangan tinggi. Sampai saat ini kita melihat Haji Lulung belum memenuhi itu," imbuhnya.

Menurut Qoyum, PPP masih dalam tahap mencari bakal calon. Dia juga enggan menjabarkan hasil survei awal yang sudah dilakukan.

"Parpol masih cair, mereka pasti akan cair. Dengan modal 10 kursi, PPP tidak akan susah dalam melakukan koalisi," tuturnya.

Wasekjen PPP Ahmad Baidowi mengungkapkan bahwa internal partainya sambil lalu tengah menyusun petunjuk pelaksanaan Pilkada serentak. Awal minggu bulan Ramadan diperkirakan akan selesai.

Dia juga menegaskan tak masalah jika Lulung menyatakan diri sebagai salah satu calon gubernur DKI Jakarta. "Kalau klaim ya sah-sah saja. Siapapun klaim, sebelum ada keputusan ya sah-sah saja. Tapi nanti keputusan partai yang menentukan," ujarnya.


Kami melayani pembukaan akun sbobet,ibcbet,ionclub,poker,tangkas
silahkan hubungi kami melalui:

Livechat : Livechat Lisboa369
Yahoo Messenger : cs_lisboa369@yahoo.com
Line : lisboa369
WeChat : Lisboa369
Pin bb : 2C061DC0
Skype : lisboa_369
WhatsApp : +66924855473 

Minggu, 17 April 2016

Taruhan Iris Kuping Di Beri Batas Waktu


            Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana alias Lulung bimbang dengan janjinya yang akan mengiris telinga jika Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berani menggugat hasil audit BPK ke pengadilan. Lulung meralat ucapannya soal batas waktu eksekusi iris telinga yang dijanjikan.

"Mana? Gue kasih waktu dua hari ke Ahok kok. Kalau lewat dua hari, ya enggak bisa," kata Lulung di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (16/4).

Pada Kamis (14/4) kemarin, saat di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Lulung sama sekali tidak memberi batas waktu kapan telinganya akan diiris. Masalah batas waktu pun diklarifikasi Lulung.

Politisi PPP ini akan memberikan batas waktu sekitar satu minggu bagi Ahok untuk berani menggugat hasil audit BPK soal Sumber Waras ke pengadilan.

"Boleh dong. Ahok saja boleh ngomong plintat plintut. Siapa bilang gue takut? Seminggu. Iya tapi dari kemarin (saat di UNJ). Dua-duanya (kuping yang diiris)," tegasnya.

Alasan dia memberi waktu singkat itu adalah karena dia takut KPK menahan kasus ini dan menilai pembelian lahan RS Sumber Waras tersebut tidak ada kejahatan atau kerugian.

"Sekarang gue klarifikasi, kalau kelamaan KPK bilang nanti ada konspirasi politik terus dia bilang enggak ada kejahatan, gue saja mati," cetus Lulung.

Dengan batas waktu itu, Ahok ditantang untuk menggugat hasil itu hingga 21 April mendatang. Jika sampai tanggal tersebut tak kunjung menggugat, katanya, nazar iris kuping itu akan hangus.

"Kalau enggak ngiris ya gue diomelin saja kan wah Haji Lulung bohong gitu kan? Enggak apa-apa. Yang penting dia berani enggak satu minggu dari kemarin gw ngomong. Enggak bisa, pokoknya dari kemarin bukan sekarang," pungkasnya.


www.lisboa369.com
Kami melayani pembukaan akun sbobet,ibcbet,ioncasino,poker,tangkas
silahkan hubungi kami melalui:

Livechat : https://secure.livechatinc.com/licence/7243931/open_chat.cgi
Yahoo Messenger : cs_lisboa369@yahoo.com
Line : lisboa369
WeChat : Lisboa369
Pin bb : 2C061DC0
Skype : lisboa_369
WhatsApp : +66924855473

Jumat, 15 April 2016

Pertaruhkan Diri Karena Ahok


                            Sejumlah orang tidak percaya dengan kata-kata dan kinerja Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Bagi mereka, Ahok hanya pembual atau si mulut besar.
Kepala Bidang Advokasi DPP Gerindra, Habiburokhman, dan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Abraham Lunggana alias Lulung, termasuk orang yang tidak percaya Ahok. Mereka bahkan bernazar akan mempertaruhkan dirinya jika Ahok akhirnya bisa dipercaya atau kata-katanya bisa dipegang.
Meski sama-sama mempertaruhkan diri, janji Habiburokhman dan Lulung terkait hal yang berbeda.
Habiburokhman berjanji bakal terjun dari Monumen Nasional (Monas) jika relawan 'Teman Ahok' mampu mengumpulkan data KTP hingga 1 juta formulir untuk bisa memajukan Ahok melalui jalur independen pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2017.
"Saya berani terjun bebas dari Puncak Monas kalau KTP dukungAhok beneran cukup untuk nyalon. #KTPdukungAhokcumaomdo???" tulis Habiburokhman dalam akun Twitternya, @habiburokhman.
Saat ini, data KTP yang telah dikumpulkan Teman Ahok mencapai 572.331.
Syarat minimum yang ditentukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk calon perseorangan adalah 532.000 KTP.
Teman Ahok tetap akan mengumpulkan hingga satu juta data KTP. Hal itu untuk berjaga-jaga jika ada data yang cacat saat proses verifikasi oleh KPU DKI.
Bagaimana reaksi Ahok? Dengan melihat semangat kerja relawannya, Ahok mengatakan ia hanya akan menyediakan ambulans bagi kader Gerindra itu.
Namun apakah Habiburokhman akan menepati nazarnya? Habiburokhman sempat kesal ketika wartawan menanyakan keseriusanya terkait nazarnya itu.
Saat dikonfirmasi prihal tersebut oleh wartawan Kepala Bidang Advokasi DPP Partai Gerindra Habiburokhman terlihat kesal.
"Apa yang ada di Twitter saya, Anda baca aja. Sudah baca belum? Dari (media) mana sih, bolak-balik itu terus," kata Habiburokhman dengan nada ketus, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.
Ia menyebut apa yang ditulisnya melalui akun Twitter @habiburokhman benar adanya. Kembali ia meminta wartawan itu untuk membaca kicauannya.
Dia mengaku dalam keadaan sadar dan ikhlas ketika bernazar terjun dari Monas.
"Saya orang yang konsekuen. Apa yang saya tulis, saya tetap akan sesuai dengan yang saya tulis, itulah yang saya sampaikan," kata Habiburokhman.

Lulung Akan Iris Telinganya
Berbeda dengan Habiburokhman, Lulung bernazar akan mengiris telinganya. Hal itu terjadi jika Ahok berani menggugat Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) ke pengadilan.
Nazar Lulung itu muncul dari kekesalannya melihat Ahok yang terus meragukan audit BPK terhadap pembelian sebagian lahan Rumah Sakit Sumber Waras. Lulung pun menantang Ahok untuk benar-benar menggugat BPK ke pengadilan.
"Kalau dia berani (gugat BPK ke pengadilan), bilang Ahok, guepotong kuping gue. Haji Lulung minta dipotong (kupingnya). Kalau dia berani nih ke pengadilan tuntut BPK, potong kupinggue," kata Lulung sambil menarik-narik telinganya di Universitas Negeri Jakarta, Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (14/4/2016)
Ia meyakini Ahok tidak akan berani menggugat BPK ke pengadilan. Bahkan, kata Lulung, dirinya bersama ribuan relawannya akan turut mengantar jika Ahok mengajukan gugatan tersebut ke pengadilan.
"Berani enggak dia? Enggak bakal berani," kata Lulung lagi.
Pembelian sebagian lahan RS Sumber Waras oleh Pemerintah Provinsi DKI dilakukan pada akhir tahun 2014. Nilainya mencapai Rp 755 miliar. Lahan yang dibeli itu rencananya akan digunakan untuk pembangunan RS kanker dan jantung.
Namun pada Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK untuk Provinsi DKI tahun 2014, BPK menyatakan ada indikasi kerugian daerah Rp 191 miliar dalam proses pembelian lahan tersebut.
Terkait hasil audit itu, Ahok telah dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi dan telah dimintai keterangan selama 12 jam pada Selasa lalu.

Tanggapan Ahok Tantangan Potong Kuping Lulung
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menanggapi santai tantangan 'iris kuping' Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham Lunggana atau Lulung. Lulung menantang Ahok untuk memproses hukum BPK bila lembaga auditor negara tersebut berbohong soal audit investigasi Sumber Waras.

"Tanya dulu, iris kupingnya sampai di mana? sampe putus atau dikit," ujar Ahok di Balai Kota.

Menurut Ahok, sudah banyak tantangan palsu yang dilontarkan beberapa pihak. Dia mencontohkan kader Gerindra Habiburohman yang menyatakan akan melompat dari Monas jika TemanAhok dapat kumpulkan KTP dukungan 1 juta.

"Terlalu banyak yang bohong, mau loncat Monas pernah, tanya dulu sama dia, kalau sudah jawab itu baru saya cari pengacara, cari dokter untuk itu, saya lapor mah gampang cuma saya enggak mau kena tipu Lulung gitu. Iya kan, potong 1 kuping atau 2 kuping itu ya?" ujar Ahok.


www.lisboa369.com
Kami melayani pembukaan akun sbobet,ibcbet,ioncasino,poker,tangkas
silahkan hubungi kami melalui:

Livechat : Livechat Lisboa369
Yahoo Messenger : cs_lisboa369@yahoo.com
Line : lisboa369
WeChat : Lisboa369
Pin bb : 2C061DC0
Skype : lisboa_369
WhatsApp : +66924855473