slide show

Image Hosted by UploadHouse.com" /> Image Hosted by UploadHouse.com" /> Image Hosted by UploadHouse.com" /> Image Hosted by UploadHouse.com" />
Selamat datang di blogspot lisboa369
Tampilkan postingan dengan label eropa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label eropa. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 23 April 2016

Kunjungan Presiden Joko Widodo 5 Hari Di Eropa



          Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan luar negeri selama 5 hari ke Eropa. Kunjungan ini akan dilakukan pada 18 hingga 22 April 2016.
Selain menyambangi Jerman, Belgia dan Inggris, Jokowi juga akan menjadi presiden pertama yang menginjakkan kakinya di Belanda setelah Soeharto.
"Ini adalah kunjungan seorang Presiden Indonesia dalam 16 tahun terakhir," kata presiden dalam keterangan tertulis, Jumat (22/4).

Menteri Perdagangan Thomas Lembong menambahkan, rangkaian kunjungan kenegaraan Presiden Jokowi kali ini lebih pada aspek perdagangan. Satu hasil konkret yang ingin dicapai adalah penegasan tahap awal negosiasi Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) antara Uni Eropa dan Indonesia.
"Itu akan menjadi satu perjanjian perdagangan dan kerja sama ekonomi raksasa karena menyangkut 28 negara anggota Uni Eropa, dengan total penduduk 530 juta penduduk dan ekonomi sebesar USD 18,5 triliun per tahun," jelas Lembong sapaan akrab Thomas Lembong.

Berikut Hasil Lawatan Joko Widodo Selama 5 di Eropa

1Perdagangan dan investasi
           
Presiden Jokowi menyatakan bahwa Belanda merupakan salah satu mitra utama Indonesia untuk perdagangan dan investasi di Eropa. Namun, nilai perdagangan bilateral menunjukkan penurunan. Pada tahun 2014, nilai perdagangan mencapai USD 4,89 miliar, sementara 2015 nilai perdangangan sebesar USD 4,22 miliar.

Untuk investasi Belanda ke Indonesia, juga tercatat penurunan. Tahun 2015 sebesar USD 1,31 milyar sedangkan di tahun 2014 USD 1,73 milyar. Menanggapi hal tersebut, Presiden menyampaikan bahwa untuk menunjang ekonomi Indonesia yang tebuka dan kompetitif, pemerintah telah luncurkan 11 paket deregulasi dan economic reform, layanan cepat pemberian izin investasi di kawasan industri dalam waktu 3 jam, layanan cepat One Stop Service di BKPM dan pembaruan Daftar Negatif Investasi.
     "Saya undang Belanda untuk berpartisipasi dalam proyek-proyek infrastruktur maritim di Indonesia, yaitu Deep seaport Sorong dan Deep seaport Makassar", ucap Presiden.

2. Menjalin Kerja Sama Dengan Siemens

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengungkapkan Perusahaan Listrik Negara (PLN) telah menjalin kerja sama dengan Siemens untuk membangun proyek turbin listrik pembangkit listrik tenaga gas bumi (PLTG). Kesepakatan ini terjalin usai dirinya mendampingi Presiden Joko Widodo dalam lawatannya ke sejumlah negara Eropa.

Menurutnya, kerja sama ini akan menguntungkan industri dalam negeri. Sebab, bahan baku pembuatan sekitar 40 persen - 45 persen berasal dari dalam negeri.
     "Kita mau kerja sama dengan Siemens untuk bangun turbin listrik seperti diesel, tapi ini bahan baku gas dan bisa diproduksi di dalam negeri. Ini cara kita mengembangkan bagaimana mendorong industri permesinan nasional," katanya di Jakarta.
Pihaknya mengaku kerja sama tersebut masih dalam tahap finalisasi. Salah satunya pembuatan perusahaan joint venture dengan Siemens untuk proyek turbin yang diklaim ramah lingkungan serta hemat bahan bakar.

3. Pengelolaan Air

Dalam pertemuan di Belanda, Presiden menyatakan kegembiraan dengan telah berlangsungnya proyek-proyek infrastruktur, terutama yang terkait dengan water supply dan sanitasi, water for food dan ekosistem, water governance, dan water safety. Indonesia, menurut Presiden, tengah menghadapi tantangan untuk menanggulangi banjir, mengatasi abrasi pantai, dan ketersediaan air bersih.

Presiden berharap kerjasama pengelolaan air dapat difokuskan untuk mengatasi tiga tantangan tersebut, terutama dalam bidang transfer keahlian dan teknologi. "Saya apresiasi pembaruan MoU kerja sama air pada tahun 2015 untuk lima tahun ke depan", ujar Presiden.

Presiden juga mengapresiasi kerjasama Belanda dalam Jakarta Coastal Development Strategy (JCDS). Apresiasi juga untuk kerjasama proyek National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) yang sedang berlangsung saat ini. "Termasuk dukungan Belanda dalam penyusunan Master Plan NCICD", ucap Presiden.

4. Di Bidang Maritim

Di bidang maritim, Presiden mengapresiasi minat Belanda untuk mendukung Indonesia mewujudkan visi poros maritim. Visi tersebut diwujudkan dengan pengembangan maritime cluster, baik perikanan, pembangunan kapal laut, infrastruktur, dan sumber daya laut. Selain itu juga peningkatan kapasitas SDM melalui program vocational training bagi pelajar dan mahasiswa sekolah maritim di Indonesia. Hal lain yang tak kalah penting adalah pengembangan peta jangka panjang pembangunan maritim Indonesia.

"Saya undang perusahaan-perusahaan bidang maritim di Belanda untuk terlibat dalam pembangunan deep seaports di wilayah Indonesia Timur", kata Presiden.
Partisipasi perusahaan-perusahaan Belanda dalam proyek-proyek infrastruktur maritim di Indonesia seperti pembangunan deep seaport Kuala Tanjung dan Pelabuhan Tanjung Priok, sangat dihargai oleh Indonesia.

5. Pembelian 14 Pesawat Airbus

Presiden Joko Widodo menemui Perdana Menteri (PM) Inggris David Cameron, di Downing Street Number 10, London. Selain membicarakan masalah ekstremisme yang dihadapi oleh semua negara di masa sekarang ini, juga dibahas upaya untuk mempererat hubungan perekonomian kedua negara.

"Hari ini kedua pemimpin mereview kemajuan, dan juga menandatangani kerja sama melalui MoU antara Airbus dan Garuda. Kesepakatan besar lebih dari 1 miliar pounds (setara Rp 18,8 triliun). Harapan kami jumlah deals yang ditandatangani di London lebih besar dari negara lain selama tahun ini," kata Dubes Inggris di Jakarta, Moazzam Malik, seperti ditulis situs setkab di Jakarta.

Menurut Moazam, kesepakatan itu adalah pembelian 14 pesawat baru oleh Garuda Indonesia. Sebagian komponen pesawat dibuat di Inggris dan sebagian dibuat di negara lain di Eropa. Tapi pesawat ini menggunakan mesin Roll Royce.

Selain itu, juga ada kesepakatan untuk bekerjasama antara Garuda Indonesia dan Roll Royce untuk melatih junior, insinyur dan teknisi Indonesia di Indonesia.


www.lisboa369.com
Kami melayani pembukaan akun sbobet,ibcbet,ioncasino,poker,tangkas
silahkan hubungi kami melalui:

Livechat : Livechat Lisboa369
Yahoo Messenger : cs_lisboa369@yahoo.com
Line : lisboa369
WeChat : Lisboa369
Pin bb : 2C061DC0
Skype : lisboa_369
WhatsApp : +66924855473


Senin, 18 April 2016

Dari Jerman Ke Inggris


                  Setelah Jerman, Presiden Jokowi juga dijadwalkan bakal mengunjungi Inggris sebagai rangkaian kunjungan kerja 5 harinya di Eropa. Di Kerajaan Inggris, pemilik nama Joko Widodo tersebut dijadwalkan bertemu dengan Perdana Menteri Inggris David Cameron.

Dalam pertemuan itu, keduanya akan mendiskusikan upaya lebih untuk memperkuat hubungan kerja sama bilateral dua bangsa itu. Seperti dilansir dari Antara, Senin (18/4/2016), Jokowi dijadwalkan tiba di Inggris pada sore nanti waktu setempat.

Dia bakal berada di negeri itu hingga 20 April 2016. Selain bertemu sang perdana menteri, mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga akan menyampaikan pidatonya di hadapan Parlemen Inggris dan para delegasi Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), yakni Organisasi Internasional Maritim (International Maritime Organization, United Nations) yang berpusat di London.

Jokowi akan berkolaborasi dalam upaya meningkatkan investasi, budaya toleransi, pendidikan, pengorganisasian ajang olahraga, serta industri kreatif di Inggris Raya, yang merupakan satu dari ekonomi terkuat di Eropa.

Dalam kunjungan ini, Presiden didampingi Menteri Koordinator Ekonomi Darmin Nasution, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perdagangan Thomas Lembong, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, serta Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Ikut dalam lawatan Kepala Badan Koordinasi Investasi Franky Sibarani dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf. Presiden juga mengajak lebih dari 50 pengusaha Indonesia. Selain itu, Jokowi dijadwalkan juga akan bertemu dengan masyarakat Indonesia di negara tersebut.


www.lisboa369.com
Kami melayani pembukaan akun sbobet,ibcbet,ioncasino,poker,tangkas
silahkan hubungi kami melalui:

Livechat : https://secure.livechatinc.com/licence/7243931/open_chat.cgi
Yahoo Messenger : cs_lisboa369@yahoo.com
Line : lisboa369
WeChat : Lisboa369
Pin bb : 2C061DC0
Skype : lisboa_369
WhatsApp : +66924855473

Sabtu, 16 April 2016

Daftar Proyek Incaran Jokowi Di Eropa


                    Indonesia bakal melakukan beberapa kerja sama dengan perusahaan yang berada di Eropa. Kerja sama di teken pada saat kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Eropa pada 17 April 2016.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengatakan, kerja sama yang akan dijalin antara lain dengan Siemens dan Rolls Royce.
"Ada ‎beberapa, yaitu kemungkinan makanya pembicaraannya itu tadi dengan Siemens, bekerja sama untuk pendidikan dan local content kemudian Rolls Royce untuk maintainance service, Antam dengan Ferrostaal untuk pembangunan proses lanjutan dari feronikel untuk bisa suatu saat menjadi stainlessteel," kata Rini di kantor Pertamina, Rabu (13/4/2016).
Rini menjelaskan, kerjasama yang akan dirajut dengan Siemens dalam bidang pendidikan. Selain itu, Rini juga mendorong pembuatan mesin untuk PLN. Namun pembuatan mesin dilakukan di Indonesia.
"Kita juga ada beberapa hal ‎sehubungan dengan Siemens, kita mau kerja sama di bidang pendidikan, tetapi kita juga mendorong bagaimana kita bisa bikin mesin untuk PLN yang 20 megawatt (mw) sampai 50 mw bisa dibuat di Indonesia. Mereka commit untuk bisa, dan mereka sudah mempelajari Dirgantara Indonesia, Pindad, PT PAL, dan Barata, kalau dikombinasikan bersama mungkin local content bisa sampai 75 persen Jadi kita menuju kesana bekerja sama dengan Siemens," tukasnya.
Untuk diketahui, Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan bersafari keliling Eropa yakni Jerman, Inggris, dan Belgia. Safari dijadwalkan berlangsung pada 18-22 April.
Kunjungan Jokowi kali ini adalah untuk memenuhi undangan pemimpin negara-negara Eropa tersebut. Selain kunjungan yang sifatnya bilateral, maka untuk pertama kalinya seorang Presiden Indonesia akan diterima oleh Presiden Uni Eropa di Brussels, Belgia yakni oleh Presiden Parlemen Eropa, Presiden Dewan Eropa, dan Presiden Komisi Eropa.
"Indonesia merupakan Negara pertama di Asia Tenggara yang memiliki Comprehensive Partnership Agreement (PCA) dengan Uni Eropa. Sudah sewajarnya bahwa fondasi kuat yang sudah dibangun tersebut dijewantahkan dalam kerjasama konkrit yang menguntungkan rakyat Indonesia dan Negara-negara Uni Eropa," kata Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi dalam konferensi pers untuk menyampaikan agenda safari Presiden tersebut di Kemenlu, Jakarta Pusat, Senin (11/4/2016).
Kunjungan kali ini akan memperkuat kerjasama dengan mitra tradisional strategis Indonesia dalam menghadapi tantangan global baru. Dari tujuan besar ini, beberapa elemen yang akan diperkuat adalah kerjasama ekonomi, terutama perdagangan dan investasi, isu terkait kerjasama maritim, terorisme, dan kerjasama toleransi.

Mengenai rencana Jokowi ke Belanda, ini pertama kali dalam 16 tahun terakhir Presiden Indonesia sowan ke Negeri Tulip. Almarhum Abdurrachman Wahid atau yang dikenal sebagai Gus Dur adalah presiden Indonesia terakhir yang berkunjung ke Belanda pada 2016.


www.lisboa369.com
Kami melayani pembukaan akun sbobet,ibcbet,ioncasino,poker,tangkas
silahkan hubungi kami melalui:

Livechat : Livechat Lisboa369
Yahoo Messenger : cs_lisboa369@yahoo.com
Line : lisboa369
WeChat : Lisboa369
Pin bb : 2C061DC0
Skype : lisboa_369
WhatsApp : +66924855473

Jumat, 11 Maret 2016

Niat Negara Eropa Investasi Untuk Indonesia

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) kembali mengidentifikasi minat investasi dari negara Eropa sebesar USD500 juta atau setara dengan Rp6,9 triliun (kurs Rp13.900 per USD). Minat investasi tersebut disampaikan oleh produsen olahraga kenamaan Prancis yang berminat di bidang ritel department store dengan konsep terpadu, riset dan pengembangan serta perdagangan ekspor impor. Kepala BKPM Franky Sibarani mengatakan, realisasi investasi produsen olahraga asal Prancis akan dilakukan secara bertahap dalam waktu lima tahun.
“Minat investasi ini sangat positif untuk meningkatkan investasi dari negara-negara Eropa,” ujarnya Franky dalam Siaran Pers BKPM, Jumat (11/3/2016).
Franky menuturkan, perusahaan olahraga tersebut terletak di Lille, Prancis Utara. Perusahaan tersebut memiliki fasilitas terpadu mulai dari research dan development produk keperluan 60 jenis oleh raga yang kemudian produksinya dikerjakan oleh pihak mitranya dan kemudian produk tersebut akan dijual di department store milik investor.
“Produk yang dihasilkan di suatu negara, termasuk yang akan dibuat di Indonesia, tidak hanya dipasarkan di dalam negara tersebut, tetapi juga akan diekspor ke department store lainnya yang ada di seluruh dunia yang memiliki potensi pasar atas produk tersebut,” jelasnya.
Guna merealisasikan minat investasi tersebut, BKPM terus menjalin komunikasi dengan perwakilan RI di Prancis untuk mengawal minat investasi yang telah disampaikan. “Kantor Perwakilan BKPM di London serta tim Marketing Officer wilayah Eropa akan berkomunikasi langsung dengan investor terkait untuk menyampaikan kemudahan-kemudahan investasi di Indonesia,” paparnya.
Sekadar informasi, Prancis masuk dalam tujuh negara Eropa yang menjadi prioritas pemasaran investasi BKPM. Merujuk data BKPM terkait dengan komitmen investasi dari negara-negara Eropa pada bulan Januari 2016 mencapai Rp6,53 Triliun, naik hampir 10 kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya Rp670 miliar.
Kenaikan komitmen investasi Eropa tersebut melanjutkan tren positif tahun 2015, di mana komitmen investasi Eropa sepanjang tahun 2015 mengalami kenaikan 16 persen menjadi Rp37,3 triliun dibandingkan tahun 2014 sebesar Rp32,2 triliun.
Mayoritas minat investasi dari negara-negara Eropa seperti Prancis, Belanda, Inggris, dan Jerman mengalami pertumbuhan. Komitmen investasi dari beberapa negara Eropa pada Januari 2016 antara lain, Belanda sebesar Rp4,38 triliun, Inggris Rp1,12 triliun, Jerman Rp590 miliar, dan Prancis Rp 123 miliar.