slide show

Image Hosted by UploadHouse.com" /> Image Hosted by UploadHouse.com" /> Image Hosted by UploadHouse.com" /> Image Hosted by UploadHouse.com" />
Selamat datang di blogspot lisboa369
Tampilkan postingan dengan label PGN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PGN. Tampilkan semua postingan

Kamis, 08 September 2016

Tak Perlu Holding, DPR: Pertamina dan PGN Mestinya Tetap Independen


Situs Cashmarket Agen Resmi Maxbet , Agen Resmi Sbobet Dan Casino online terpercaya di indonesia Mitra Resmi Ionclub(Agen khusus Ionclub atau agen ioncasino)


Lisboa369.com - Kalangan DPR sepertinya belum sepakat sepenuhnya terkait kebijakan holding BUMN yang diusung oleh Menteri BUMN, Rini Soemarno.

Menurut anggota Komisi VI DPR, Endang Srikarti Handayani, saat ini kebijakan holding itu tengah dikaji oleh Komisi VI, termasuk kebijakan holding sektor minyak bumi dan gas (migas) yang konsepnya PT PGN (Persero) Tbk yang dicaplok oleh PT Pertamina (Persero).

“Menurut saya, pemerintah jangan terburu-buru lah. Harus dikaji terlebih dahulu dengan matang. Supaya tidak terjebak kemauan kelompok tertentu nantinya,” tandas Endang, di sela acara Indonesia Business and Development (IBD) Expo 2016, di Jakarta, Kamis (8/9).

Bahkan, kata politisi Partai Golkar ini, mestinya dua BUMN energi tersebut tetap dibesarkan masing-masing. Jadi tidak diholding seperti keinginan Kementerian BUMN, sebab banyak faktor yang diperhatikan.

LISBOA369 AGEN RESMI SBOBET SERTA AGEN KHUSUS IONCLUB ATAU IONCASINO UNTUK LIVE GAME ONLINE, JUGA AGEN RESMI MAXBET YANG TERPERCAYA SAAT INI NO 1 DI INDONESIA.


“Jadi Pertamina itu besar dan PGN juga besar. Makanya saya sepakat agar PGN tetap independen tak ada campur tangan dari Pertamina. PGN besar di gas dan Pertamina juga besar di minyak. Karena jangan sampai kita terjebak dengan kebijakan ini (holding migas),” ujar Endang.

Kendati Endang sendiri sepakat agar kinerja BUMN sendiri mengikuti perkembangan global, sehingga dibutuhkan BUMN yang besar. Namun baginya, kebijakan holding jangan terburu-buru.

“Kami di Komisi VI masih membahas (rencana holding BUMN). Jangan sekali lagi jangan terburu-buru,” cetus dia.

Dia juga menambahkan, posisi perusahaan BUMN yang statusnya sudah terbuka (Tbk), tentu harus diperhatikan. Karena ada kepentingan investor atau pemilik saham sekalipun itu hanya minoritas.

“Bagi saya, kebijakan holding ini harus selektif dan hati-hati. Ada kepentingan investor yang diperhatikan,” ingat dia.

Padahal, kata dia, yang terpenting saat ini adalah bukan soal holding atau super holding. Tapi bagaimana menggenjot peran BUMN sebagai agen pembangunan agar berkontribusi lebih banyak terhadap perekonomian nasional.

“BUMN harus terus bisa kembangkan perekononian di tengah globalisasi yang kian masif ini,” pungkas dia.


Kami melayani pembukaan akun sbobet,ibcbet,ioncasino,poker,tangkas
 
silahkan hubungi kami melalui:
Livechat : Lisboa369
Yahoo Messenger : cs_lisboa369@yahoo.com
Line : lisboa369
WeChat : Lisboa369
Pin bb : 2C061DC0
Skype : lisboa_369
WhatsApp : +66924855473

Jumat, 08 April 2016

PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) membagi dividen





 
     PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) membagi dividen sebesar Rp2,2 triliun kepada para pemegang saham sebagaimana disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada hari ini.

Berdasarkan laporan keuangan yang telah disepakati dalam RUPS tersebut menyatakan bahwa pada tahun 2015 PT PGN membukukan laba bersih sebesar USD401,19 juta atau sekitar Rp5,53 triliun (rata-rata kurs di 2015 Rp 13.795).
“Totalnya Rp2,2 triliun mekanisme pembayaran dan besaran dividen per lembar saham akan disampaikan secara resmi setelah ada perhitungan lebih lanjut,” ‎ujar Direktur PGN M Wahid Sutop di Hotel Grand Hyatt, Jakarta Pusat, Jumat (8/4).
Wahid melanjutkan, kinerja PGN sepanjang tahun 2015 membukukan pendapatan bersih sebesar USD3,07 miliar, dengan laba operasi sebesar USD565,49 juta, serta EBITDA sebesar USD941,08 juta.
Selama periode Januari-Desember 2015, PGN menyalurkan gas bumi sebesar 1.591 juta kaki kubik per hari (MMSCFD), yang terdiri dari volume gas distribusi sebesar 802 MMSCFD, dan volume transmisi sebesar 789 MMSCFD.
Kemudian Wahid juga mengatakan bahwa pada tahun 2015 PGN telah menyelesaikan proyek pipa transmisi gas bumi Kalija I sepanjang lebih dari 200 km, proyek ini menghubungkan sumber gas Lapangan Kepodang di laut utara Jawa ke Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Tambang Lorok, di Semarang, Jawa Tengah milik PT PLN (Persero).

Sehingga, saat ini PGN telah memiliki dan mengoperasikan pipa gas bumi sepanjang lebih dari 6.900 km. Jumlah pipa emiten berkode PGAS ini merepresentasikan 76% pipa gas bumi hilir yang ada di Indonesia.
Selain itu, PGN telah menyalurkan gas bumi ke industri dan pembangkit listrik sebanyak lebih dari 1.520 pelanggan, komersial (mal, rumah sakit, hotel) dan usaha kecil menengah sebanyak lebih dari 1.850 pelanggan, serta rumah tangga sebanyak lebih dari 107.690 pelanggan.
Pada 2015 PGN juga mendapatkan penugasan dari pemerintah, untuk mengelola dan mengoperasikan jaringan gas bumi untuk rumah tangga di 11 kabupaten/kota di Indonesia sebanyak 43.337 sambungan rumah tangga (SR).
Jaringan gas rumah tangga tersebut dibangun oleh Kementerian ESDM. Rinciannya Blora 4.000 SR, Semarang 4.000 SR, rumah susun Jabodetabek 5.234 SR, Kabupaten Bogor 4.000 SR, Kota Cirebon 4.000 SR, Kota Palembang 3.311 SR, Kota Surabaya 2.900 SR, Kota Depok 4.000 SR, Kota Tarakan 3.366 SR, Kota Bekasi 4.628 SR dan Kabupaten Sorong 3.898 SR.


www.lisboa369.com
Kami melayani pembukaan akun sbobet,ibcbet,ioncasino,poker,tangkas
silahkan hubungi kami melalui:

Livechat : Livechat Lisboa369
Yahoo Messenger : cs_lisboa369@yahoo.com
Line : lisboa369
WeChat : Lisboa369
Pin bb : 2C061DC0
Skype : lisboa_369
WhatsApp : +66924855473