slide show

Image Hosted by UploadHouse.com" /> Image Hosted by UploadHouse.com" /> Image Hosted by UploadHouse.com" /> Image Hosted by UploadHouse.com" />
Selamat datang di blogspot lisboa369
Tampilkan postingan dengan label terorisme. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label terorisme. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 23 Juli 2016

Jaringan teroris di Indonesia tak pernah surut

Paham radikalisme yang mengatasnamakan agama serta berujung pada terorisme tidak akan surut jika ideologi dan pemahaman itu tidak dicegah sedini mungkin. Diperlukan deradikalisasi secara terus menerus agar tak terpengaruh oleh ideologi semacam itu.

Situs Cashmarket Agen Resmi Maxbet , Agen Resmi Sbobet Dan casino online terpercaya di indonesia Mitra Resmi Ionclub (Agen Khusus Ioncasino atau agen ionclub)

“Teroris itu kan suatu ideologi besar. Selama orang Indonesia beranggapan bahwa ISIS itu benar ya sampai seterusnya akan masih ada terorisme. Karena ideologis ISIS itu menginginkan terorisme,” ujar pengamat terorisme Ridlwan Habib kepada merdeka.com , Selasa (19/7).

Meskipun jaringan terorisnya sudah hancur tetapi ideologinya kan masih ada maka akan muncul jaringan yang baru. Maka dari itu menurutnya yang paling penting adalah deradikalisasi melalui ideologi dan pemahaman yang benar.

Sebelumnya, di Indonesia dan Asia Tenggara ada jaringan teroris bernama Jemaah Islamiyah (JI) dengan pentolannya yakni dua warga negara Malaysia Noordin M Top dan Dokter Azhari. Keduanya seringkali melakukan aksi teror di Indonesia, tapi keduanya kandas di tangan densus 88 Polri. Begitu juga dengan pelaku dan otak dari Bom Bali yakni Imam Samudra dan Amrozi yang kini sudah dieksekusi mati.

Tidak hanya itu jaringan Santoso di pedalaman Sulawesi Tengah. Operasi Tinombala berhasil menembak mati Santoso. Buronan sejak tahun 2011 ini diduga tewas bersama seorang anggota kelompoknya, sedangkan dua perempuan yang bersamanya melarikan diri.

Menurutnya Ridlwan, dengan tewasnya Santoso dia menyakini ancaman teror di dalam kota justru akan semakin meningkat. Hal ini yang harus diwaspadai aparat.

LISBOA369 MITRA RESMI SBOBET SERTA MITRA RESMI MAXBET  DAN AGEN KHUSUS IONCLUB ATAU IONCASINO UNTUK LIVE GAME ONLINE, YANG TERPERCAYA SAAT INI NO 1 DI INDONESIA.


“Ada retaliasi atau pembalasan dendam, ini harus jadi kewaspadaan aparat,” ujarnya.

Meski demikian, tidak semua jaringan teroris akan melawan. Ridlwan menduga beberapa sisa anggota kelompok Santoso di hutan Poso justru akan menyerah dan akan turun gunung.

“Ada dua tokoh selain Santoso yakni Basri dan Ali Kalora. Kalau yang tewas Santoso dan Ali, Basri akan turun gunung, “katanya.

Tewasnya Santoso akan menjadi pukulan telak bagi kelompok ini. “Selama ini mereka bertahan karena takut dengan Santoso,” bebernya.

Mabes Polri sendiri menyebut bahwa tongkat kepemimpinan Santoso akan beralih kepada Ali Kalora. Ali Kalora disebut-sebut saat ini memimpin 16 pasukan pecahan dari kelompok Santoso.

Kemunculan nama Ali Kalora dipertanyakan banyak pihak. Ali hanya akan dijadikan sosok agar ‘proyek’ pemberantasan teroris terus berjalan. Sehingga selalu akan ada musuh bagi aparat yang harus diberantas dan musuh itu bernama terorisme.

Namun asumsi ini dibantah oleh mantan Ketua Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Ansyaad Mbai. Munculnya nama Ali, kata Ansyaad murni karena karakteristik dan jaringan pergerakan teroris memang seperti demikian, hilang dan muncul lagi sosok-sosok yang baru.

“Itu karakter teroris. Contoh Osama terus ISIS muncul ya seperti itulah,” tegas Ansyaad.

Menurut dia asumsi yang menyebut bahwa Ali adalah nama yang sengaja dibuat agar proyek perang terhadap teroris terus berjalan adalah pemikiran yang sesat. Indonesia, kata Ansyaad harus belajar dari negara-negara lain yang tengah memerangi terorisme.

“(Proyek) itu pikiran orang sakit. Jangan cari-cari, tolong kita ini sakit dengarnya. Satu negara beri dana untuk melindungi HAM perangi teroris, lalu ada dana yang lindungi teroris, ada gerakan bubarkan Densus 88. Pikiran seperti itu harus jauh, belajar dari negara lain,” kata dia.

www.lisboa369.com
Kami melayani pembukaan akun, Maxbet, sbobet, ibcbet, ionclub, poker, tangkas
silahkan hubungi kami melalui:

Livechat : Livechat Lisboa369
Yahoo Messenger : cs_lisboa369@yahoo.com
Line : lisboa369
WeChat : Lisboa369
Pin bb : 2C061DC0
Skype : lisboa_369

WhatsApp : +66924855473

Sabtu, 11 Juni 2016

Jokowi: Jangan Ada Ego Berantas Terorisme



Lisboa369.com - Presiden Joko Widodo meminta seluruh lembaga negara untuk bahu membahu dalam pencegahan dan pemberantasan terorisme. Jokowi berpesan agar tidak ada egonstris dalam pemberantasan terorisme dan perkuat sinergi antarlembaga.

"Saya perintahkan Panglima TNI, Kapolri, dan Kepala BIN untuk perkuat sinergi. Jangan lagi ada egosentrisme, jangan lagi ada kompartemen, dan saya ingin komunikasi intelijen lebih meningkatkan kemampuan, kontra teror, deteksi, cegah dan tangkal teror," pinta Jokowi di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis.

Menurut dia, pemberantasan terorisme harus fokus pada pelemahan kekuatan terorisme. Proses pelemahan itu dimulai dari ideologi, kepempinan, jejaring, organisasi, dan terorisme.

"Saya juga minta pada Menkum HAM, Menag, Menkominfo, BNPT untuk lebih fokus dalam upaya kontraterorisme. Lanjutkan program deradikalisasi bagi para napi terorisme," ucap Jokowi. ‎

Dalam rapat terbatas, Presiden membahas rencana revisi Undang-undang 15 tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. Dalam pengantarnya, Jokowi menyampaikan bahwa upaya pencegahan dan pemberantasan terorisme sudah sangat mendesak.

Aturan yang ada saat ini menurutnya perlu dilakukan perubahan dan upaya penguatan khususnya pada tindak pencegahan.

"Saat ‎bertemu pimpinan lembaga tinggi negara disampaikan pencegahan terorisme dipandang perlu dan sangat mendesak. Untuk itu perlu payung hukum yang lebih kuat‎, komprehensif, sehingga aparat keamanan tidak ragu melakukan penindakan," ujar Jokowi.

Mengenai masalah payung hukum penguatan aturan pencegahan terorisme dan deradikalisasi, Jokowi mengakui perlu pembahasan lebih lanjut untuk mendapatkan suatu produk hukum yang baru. Karena itu, pihaknya akan segera melakukan pembicaraan dengan legislatif untuk membahas hal tersebut.

"‎Memang belum disepakati dalam bentuk revisi, Perppu, dan Undang-undang baru. inilah yang perlu dibicarakan lagi dengan DPR," kata Jokowi.

Dalam rapat tersebut turut hadir Wapres Jusuf Kalla,  Menko Polhukam Luhut Pandjaitan, Menko PMK Puan Maharani, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menkum HAM Yasonna, Menristekdikti M Nasir, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, Jaksa Agung Prasetyo,Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, ‎Kepala BIN Sutiyoso, ‎dan ‎Mendikbud Anies Baswedan. 


Kami melayani pembukaan akun sbobet,ibcbet,ionclub,poker,tangkas
silahkan hubungi kami melalui:

Livechat : Livechat Lisboa369
Yahoo Messenger : cs_lisboa369@yahoo.com
Line : lisboa369
WeChat : Lisboa369
Pin bb : 2C061DC0
Skype : lisboa_369
WhatsApp : +66924855473